HUT TNI ke-80, Begini Kondisi Terbaru Lalu Lintas di Monas
Peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025), menyedot lautan manusia.
Peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025), menyedot lautan manusia.
Sejak pagi, warga dari berbagai daerah berdatangan bersama keluarga dan kerabat untuk menyaksikan parade militer, defile pasukan, serta atraksi alutsista dan jet tempur yang menghiasi langit Monas.
Meski cuaca terik, antusiasme warga tidak surut. Banyak yang menggelar tikar atau duduk beralas rumput sembari menatap langit saat pesawat tempur melintas di atas tugu Monas.
Akses Monas Tak Terkendali
Besarnya jumlah pengunjung membuat akses keluar-masuk Monas tidak terkendali. Semua pintu terbuka bagi pengunjung tanpa pengaturan satu arah. Sebelum masuk, warga sempat harus melewati gate metal detector secara bergiliran, namun kondisi itu justru menimbulkan “bottle neck”.
Akibatnya, desakan massa tak terhindarkan. Lansia hingga balita ikut terhimpit gelombang manusia yang memadati area Monas.
Kepadatan di Stasiun Juanda
Situasi serupa terlihat di Stasiun Juanda, jalur utama menuju Monas. Meski acara dimulai pukul 07.00 WIB, masih banyak pengunjung yang tiba sekitar pukul 09.00 WIB.
Gate tap out sesak, antrean mengular hingga ke pintu keluar. Sebagian memilih menuju halte TransJakarta, sebagian lain langsung berjalan kaki ke Monas.
Lalu Lintas Padat
Kondisi lalu lintas di sekitar Monas pun tidak kalah padat. Volume kendaraan menumpuk sejak lingkar Medan Merdeka, Juanda, Kwitang, Gondangdia, hingga Tugu Tani.
Kemacetan semakin parah dengan kehadiran pedagang kaki lima dan kendaraan yang parkir di trotoar maupun badan jalan.
Banyak warga akhirnya rela berjalan kaki sejauh 2–3 kilometer demi bisa mencapai area upacara.