H-2 Natal, Ribuan Kendaraan Padati Bandung, Mayoritas dari Jakarta
Lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB di gerbang keluar Tol Pasteur arah Bandung.
Dua hari menjelang perayaan Natal, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bandung mengalami peningkatan. Kepadatan pun terpantau di beberapa ruas jalan, salah satunya dari exit Tol Pasteur hingga Jalan Dr. Djunjunan, Kota Bandung, Selasa (23/12).
Peningkatan jumlah kendaraan yang yang masuk ke Kota Bandung, tak hanya dipengaruhi oleh momentum libur Natal, tetapi juga dimulainya masa libur sekolah.
Senior Manager Representatif Office 3 Jasa Marga Purbaleunyi, Agni Mayvinna, mengungkapkan lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB di gerbang keluar Tol Pasteur arah Bandung. Berdasarkan data perhitungan shift 1 hingga 3, volume kendaraan tercatat meningkat 12,08 persen atau mencapai 36.638 kendaraan dibandingkan kondisi normal.
Peningkatan Signifikan
Kenaikan signifikan juga terjadi di Gerbang Tol Kalihurip Utama sebesar 28,17 persen atau 34.944 kendaraan yang mengarah ke wilayah Jawa Barat.
“Jadi, itu menerus ke Bandung dan juga sekitarnya ke Purwakarta dan sebagainya. Kemudian di gerbang tol Cileunyi ini juga didapati kenaikan sebesar 14,09% atau sebesar 36.902 kendaraan terhadap normal gitu ya, normalnya adalah 32.000 kendaraan,” ujar Agni, Selasa (23/12).
Ia menjelaskan, volume lalu lintas pada hari ini lebih tinggi ketimbang sehari sebelumnya. Di hari Senin (22/12) kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat sebanyak 35.284 unit atau naik 2,47 persen dari volume normal sebanyak 34.434 kendaraan.
Melalui Gerbang Tol Kalihurip
Menurut Agni, sebagian besar kendaraan yang memasuki wilayah Bandung berasal dari arah Jakarta, terutama yang melintas melalui Gerbang Tol Kalihurip.
"Untuk mayoritas kendaraan terutama di Kalihurip dari Kalihurip itu memang mayoritas dari Jakarta," ujarnya.
Ia menambahkan, tanggal 23 Desember diperkirakan menjadi puncak arus lalu lintas pada momen Natal 2025. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pembaruan data seiring pergantian shift dan perkembangan kondisi di lapangan.
"Prediksi puncak itu adalah di hari ini tanggal 23 Desember, namun kita akan terus meng-update dan melihat kondisi perkembangan di lapangan," kata dia.
1.500 Personel Gabungan
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum bepergian.
Sebelumnya, kepolisian telah menyampaikan bahwa sebanyak 1.500 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan selama periode Natal dan Tahun Baru. Selain itu, sebanyak 19 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu akan didirikan di sejumlah titik strategis guna mendukung pengamanan.
“Pos-pos ini difungsikan untuk pengamanan kegiatan ibadah Natal, pengamanan malam tahun baru, serta pelayanan kepada masyarakat di lokasi-lokasi rawan keramaian,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono di Mapolrestabes Bandung, belum lama ini.
Meningkat hingga 20 Persen
Budi menilai, mobilitas masyarakat di Kota Bandung cenderung meningkat tajam selama periode Nataru, terlebih bertepatan dengan libur sekolah, sehingga diperlukan pola pengamanan yang matang, dukungan sarana prasarana, serta kesiapan personel.
Kota Bandung sendiri diprediksi akan dipadati wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Berdasarkan hasil pemantauan, puncak pergerakan masyarakat diperkirakan terjadi pada 20–21 Desember 2025 dan 24–25 Desember 2025, 28–29 Desember 2025, 31 Desember 2025–1 Januari 2026, serta 3–4 Januari 2026.
Mengacu pada periode Nataru sebelumnya, mobilitas masyarakat sempat meningkat hingga 20 persen. Karena itu, pengaturan lalu lintas dan transportasi yang lebih terencana, terkoordinasi, dan terintegrasi dinilai penting agar aktivitas masyarakat tetap berlangsung aman dan lancar.