Jasa Marga Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan Antisipasi Kepadatan Arus Mudik Cileunyi
Jasa Marga meminta pemudik mengatur perjalanan menuju Gerbang Tol Cileunyi untuk antisipasi kepadatan arus mudik. Peningkatan volume kendaraan sudah terasa, bagaimana strategi menghindari antrean panjang?
Operator jalan tol Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mengatur perjalanan mudik mereka menuju Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan yang diprediksi akan terjadi seiring peningkatan volume kendaraan, terutama saat mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa pemudik dapat memperkirakan waktu perjalanannya. Hal ini bertujuan agar mereka bisa tiba di Cileunyi di luar jam-jam padat, khususnya pada petang hingga malam hari, seperti yang terjadi pada Sabtu (14/3) lalu.
Kepadatan lalu lintas di GT Cileunyi pada Sabtu (14/3) tercatat terjadi dari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Agni menyebutkan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh pola perjalanan pengguna jalan yang dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu, sehingga memicu penumpukan kendaraan.
Peningkatan Volume Kendaraan di GT Cileunyi
Secara jumlah, peningkatan volume kendaraan di pintu keluar tol Purbaleunyi sudah mulai terasa sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB pada Sabtu (14/3). Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 15.946 kendaraan telah keluar melalui GT Cileunyi.
Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sekitar 7,92 persen jika dibandingkan dengan volume normal pada periode yang sama, yaitu sebanyak 14.786 kendaraan. Agni memprediksi bahwa angka ini akan terus meningkat seiring berjalannya waktu dan mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan jatuh pada H-2.
Data pendataan Jasa Marga juga menunjukkan bahwa sejak hari terakhir kerja pada Jumat (13/3) hingga perhitungan Sabtu (14/3), sebanyak 69.352 unit kendaraan roda empat atau lebih telah melintas di GT Cileunyi. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat perhitungan pada Minggu (15/3) belum rampung dan puncak arus mudik belum tiba.
Strategi Jasa Marga dan Imbauan Keselamatan
Untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kepadatan di GT Cileunyi, Jasa Marga telah melakukan berbagai upaya proaktif. Salah satunya adalah penambahan personel di lapangan untuk membantu proses tapping kartu e-toll pemudik, yang diharapkan dapat mempercepat transaksi di gerbang tol.
Sebagai langkah konkret untuk melayani peningkatan volume kendaraan dan mencegah antrean panjang, saat ini sebanyak 10 gardu tol telah dioperasikan secara penuh di GT Cileunyi. Pengoperasian maksimal ini diharapkan dapat mengurai penumpukan kendaraan dan memperlancar arus lalu lintas.
Petugas di lapangan juga terus mengimbau seluruh pemudik agar senantiasa berhati-hati saat berkendara. Pemudik diminta untuk selalu memeriksa ketersediaan saldo e-toll guna menghindari hambatan di gerbang tol, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima demi menjaga keselamatan hingga tiba di kampung halaman dengan aman.
Sumber: AntaraNews