Gunung Merapi Keluarkan Tiga Awan Panas Guguran, Ada yang Tingginya 2 Kilometer
Awan panas guguran kedua terjadi pukul 07.41 WIB. Awan panas guguran ini mengarah ke Sungai Boyong dengan jarak luncur 1.400 meter atau 1,4 km.
Aktivitas kegunungapian di Gunung Merapi masih terus terjadi. Terbaru, pada Minggu (12/4) pagi, Gunung Merapi mengeluarkan tiga kali awan panas guguran.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso mengatakan, awan panas guguran pertama pada Minggu (12/4) terjadi jam 05.45 WIB. Awan panas guguran ini memiliki jarak luncur 1.500 meter atau 1,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
"Awan panas guguran terjadi pukul 05.45 WIB dengan estimasi jarak luncur 1.500 meter. Amplitudo maksimal 47,9 mm dengan durasi 166,4 detik mengarah ke hulu Kali (Sungai) Boyong," kata Agus dalam keterangannya.
Awan panas guguran kedua terjadi pukul 07.41 WIB. Awan panas guguran ini mengarah ke Sungai Boyong dengan jarak luncur 1.400 meter atau 1,4 km dari puncak Gunung Merapi.
"Awan panas guguran terjadi pukul 07.41 WIB. Estimasi jarak luncur 1.400 meter dengan amplitudo maksimal 18,2 mm. Durasi 132,1 detik. Mengarah ke hulu Kali Boyong," tutur Agus.
Awan Panas Guguran Ketiga
Awan panas guguran ketiga terjadi jam 08.21 WIB. Awan panas guguran ini memiliki jarak luncur yang lebih jauh dibandingkan dua awan panas guguran sebelumnya. Awan panas guguran ketiga memiliki jarak luncur 2.000 meter atau 2 km dari puncak Gunung Merapi.
"Awan panas guguran terjadi pukul 08.21 WIB. Estimasi jarak luncur 2.000 meter dengan amplitudo maksimal 26,7 mm dengan durasi 154,4 detik. Mengarah ke hulu Kali Boyong," terang Agus.
Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berada di level III atau Siaga. Agus menerangkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 Km.
Sementara potensi bahaya pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.