Gibran Minta Renovasi GOR Manahan Solo Segera Tuntas: Ternyata Ini Masalah Utama yang Dikeluhkan!
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendesak percepatan Renovasi GOR Manahan Solo agar siap jadi tuan rumah event olahraga besar. Apa saja catatan Gibran?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara langsung meninjau Gelanggang Olahraga (GOR) Indoor Manahan di Solo, Jawa Tengah. Dalam kunjungannya, Gibran mendesak agar proses renovasi fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Solo ini segera diselesaikan. Permintaan ini bertujuan agar GOR dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai acara olahraga besar, baik tingkat nasional maupun internasional.
Kunjungan Gibran dilakukan pada Sabtu, 23 Agustus, setelah menyelesaikan agenda kerja di Mempawah, Kalimantan Barat. Setibanya di Solo, ia langsung menuju GOR Indoor Manahan untuk melihat langsung kondisi terkini fasilitas tersebut. Tinjauan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan infrastruktur olahraga yang memadai di daerah.
Gibran menyampaikan pesannya melalui Wali Kota Solo Respati Ardi, menekankan pentingnya kenyamanan bagi masyarakat yang akan menggunakan GOR. Ia berharap, dengan selesainya renovasi, Solo akan semakin siap dan mampu menjadi tuan rumah bagi berbagai event olahraga bergengsi di masa mendatang. Hal ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas fasilitas publik.
Tinjauan Langsung dan Harapan Gibran
Saat meninjau GOR Indoor Manahan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi oleh sejumlah pejabat setempat. Mereka termasuk Wali Kota Solo Respati Ardi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Solo Rini Kusumandari, serta Ketua Perbasi Solo Bagus Andrean John. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti arahan Wapres terkait renovasi GOR Manahan.
Selama berada di lokasi, Gibran turut menyaksikan pertandingan basket IBL All Indonesian 2025. Laga menarik tersebut mempertemukan tim Pelita Jaya Jakarta melawan RANS Simba Bogor, memberikan gambaran langsung tentang potensi GOR sebagai arena pertandingan. Pengamatan ini menjadi bagian dari evaluasi Gibran terhadap kesiapan GOR untuk event besar.
Gibran secara tegas menyampaikan harapannya agar GOR Manahan segera tuntas renovasinya. Ia ingin fasilitas ini bisa nyaman digunakan oleh masyarakat luas dan mendukung Solo menjadi pusat penyelenggaraan event-event olahraga. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya fungsi GOR sebagai sarana publik dan pendukung prestasi olahraga.
Setelah sekitar 30 menit meninjau dan menyaksikan pertandingan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kemudian bertolak menuju kediamannya. Agenda internal menanti setelah kunjungan singkat namun padat di GOR Manahan. Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses Renovasi GOR Manahan yang sedang berlangsung.
Detail Renovasi dan Kendala Ventilasi
Wali Kota Solo Respati Ardi mengungkapkan salah satu catatan penting dari kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke GOR Manahan. Gibran mengeluhkan sistem ventilasi di dalam GOR yang dinilai belum optimal, menyebabkan hawa terasa panas. Masalah ini menjadi prioritas perbaikan dalam proses renovasi GOR Manahan.
Menurut Respati Ardi, selain masalah ventilasi, ada beberapa fasilitas minor lain yang juga perlu segera diselesaikan. Catatan ini mencakup penutupan ruang dan detail-detail kecil yang dapat mempengaruhi kenyamanan pengguna GOR. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas keseluruhan fasilitas.
Wapres Gibran menekankan pentingnya percepatan renovasi agar fasilitas GOR Manahan dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat. Selain itu, penyelesaian renovasi juga krusial untuk mendukung penyelenggaraan berbagai ajang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ini menjadi bagian dari strategi pengembangan olahraga di Solo.
Berdasarkan catatan dari Wali Kota Solo Respati Ardi, Renovasi GOR Manahan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp5 miliar. Anggaran ini akan didanai dari dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Uni Emirat Arab kepada Pemerintah Kota Solo. Sumber dana ini menunjukkan adanya dukungan internasional dalam pengembangan infrastruktur olahraga di Indonesia.
Sumber: AntaraNews