Geger Pengakuan Bandar Narkoba Setor Ratusan Juta ke Polisi Labuhanbatu Sumut, Ini Penjelasan Mabes Polri
Jika terbukti benar ada anggota kepolisian yang malah menikmati setoran dari bandar narkoba, Mabes Polri memastikan anggota tersebut akan disanksi berat.
Seorang pria diduga sebagai bandar narkoba membuat pengakuan mengejutkan dan viral di media sosial. Dia menyinggung soal setoran uang ratusan juta untuk polisi dari Polres Labuhanbatu.
Menanggapi informasi itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo menyatakan Polda Sumatera Utara (Sumut) telah bergerak dan menelusuri kebenaran atas video dan isi dari konten tersebut.
“Polda Sumut tengah melakukan pendalaman. Informasi-informasi yang berkaitan dengan hal tersebut masih perlu dibuktikan," ujar Trunoyudo kepada wartawan, Senin (3/2).
Jika terbukti benar ada anggota kepolisian yang malah menikmati setoran dari bandar narkoba, Trunoyudo memastikan anggota tersebut akan disanksi berat.
“Apabila ini ada kejadian hal tersebut, maka tentunya Kapolda Sumatra Utara akan mengambil langkah-langkah secara tegas,” jelas dia.
Trunoyudo meminta publik bersabar menunggu hasil penelusuran Polda Sumut atas dugaan polisi menerima setoran uang dari bandar narkoba.
“Tentu Bidpropam Polda Sumut akan melakukan langkah-langkah pendalaman, yaitu penyelidikan dalam proses melihat adanya informasi tersebut benar atau tidaknya,” ujarnya.
Seperti dilihat liputan6.com dalam video yang beredar tampak seorang pria mengaku bernama Endar Muda Siregar. Dia menyebut telah menyetorkan uang sekitar Rp160 juta setiap bulannya ke Polres Labuhanbatu.Di dalam video, disebutkan lokasi pengambilan video bertempat di Pengadilan Negeri Rantauprapat.
"Saya itu membayar di Mapolres Labuhanbatu berjumlah Rp160 juta setiap bulannya. Yang 80 untuk kasat kategorinya ketua kelas. Baru untuk kanit 20 20 (masing-masing), untuk tim Rp8 juta per bulan. Setiap tanggal 10 (diserahkan tiap bulan),” ungkap pria tersebut.
Dia meminta agar segera dilakukan pemeriksaan terhadap semua petugas kepolisian yang terlibat dengannya terkait setoran uang hasil narkoba.
“Kalau untuk bukti transfer, itu kan uang kontan dari saya berikan kepada saudara Riswan,” terang dia.
Lewat rekaman video, dia meminta Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut anggota polisi yang menerima uang tersebut.
"Kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kapolri, Kasi Propam, bapak DPR RI, tolong periksa saya dengan kasus ini, karena keterlibatan orang narkoba Mapolres Labuhanbatu ada dengan saya," katanya.