Para umat Katolik yang mengenakan pakaian tradisional Jawa menerima Komuni Kudus dari seorang imam selama misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. (AFP/ Devi Rahman)
ADVERTISEMENT
Seorang pastor Katolik mengenakan pakaian tradisional Jawa saat memimpin doa dalam misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bantul, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. Nuansa budaya lokal terasa kuat sepanjang perayaan yang dihadiri ribuan umat Katolik tersebut.
Misa Natal di Ganjuran digelar menggunakan bahasa Jawa dan diiringi alunan gamelan. Perayaan diawali dengan perarakan bregodo prajurit serta penampilan tarian tradisional, yang menambah kekhidmatan sekaligus kekayaan simbolik dalam liturgi.
Penggunaan unsur budaya Jawa dalam perayaan keagamaan telah lama menjadi ciri khas Gereja Ganjuran. Pendekatan ini dipandang sebagai upaya inkulturasi, yakni memadukan nilai-nilai iman Katolik dengan tradisi setempat tanpa menghilangkan makna utama peribadatan.
Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran merupakan salah satu gereja Katolik tertua di Kabupaten Bantul. Gereja ini didirikan pada 16 April 1924 oleh keluarga Schmutzer, pemilik pabrik gula yang beroperasi di kawasan tersebut pada masa itu. Hingga kini, Gereja Ganjuran dikenal sebagai pusat ziarah sekaligus simbol perjumpaan iman dan budaya Jawa.
Umat Katolik berdoa di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran pada malam Natal di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam AFP/ Devi RahmanUmat Katolik memainkan alat musik gamelan tradisional Jawa saat miisa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanUmat Katolik membawa patung bayi Yesus sambil menunggu misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanUmat Katolik yang mengenakan pakaian tradisional Jawa menunggu untuk menghadiri misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanUmat Katolik yang mengenakan pakaian tradisional Jawa menghadiri misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanPara umat Katolik yang mengenakan pakaian tradisional Jawa menerima Komuni Kudus dari seorang imam selama misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanPastor Katolik dengan mengenakan pakaian tradisional memimpin doa selama misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi RahmanUmat Katolik berdoa saat misa malam Natal di Gereja Hati Kudus Yesus di Ganjuran, Yogyakarta, Rabu (24/12/2025) malam. AFP/ Devi Rahman