Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim menyerahkan beras seharga Rp 53 ribu per 5 kg saat kegiatan Operasi Pasar Bulog Siaga di kawasan Mulyaharja, Bogor, Senin (04/03/2024). Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut bahwa harga beras di pasaran mulai turun menjadi Rp14.000 per kilogram (kg). Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Berita penurunan harga ini terjadi setelah harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani atau di sisi hulu juga turun. Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Dengan berita baik ini diharapkan harga beras dipasaran turut menyesuaikan harga setelah harga gabah kering di tingkat petani turun. Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Operasi pasar Bulog ini gecar dilakukan guna menstabilkan harga beras meringankan bebas masyarakat. Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Petugas saat menyerahkan beras seharga Rp 53 ribu per 5 kg saat kegiatan Operasi Pasar Bulog Siaga di kawasan Mulyaharja. Foto: Merdeka.com /Arie Basuki
Menteri Pertanian memastikan *operasi pasar beras* besar-besaran dengan 1,3 juta ton beras SPHP berhasil menekan harga dan melindungi konsumen. Simak dampaknya!
Bupati Magetan menyambut baik penyaluran jagung SPHP oleh Bapanas dan Bulog, menjadi angin segar bagi peternak ayam petelur Magetan yang tertekan oleh harga pakan tinggi dan penurunan harga telur.
Perum Bulog Natuna berhasil menuntaskan penyaluran **Bantuan Pangan Bulog Natuna** berupa beras dan minyak goreng ke ribuan Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 17 kecamatan, termasuk pulau terluar, demi ketahanan pangan masyarakat.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan **bantuan pangan stimulus ekonomi** krusial untuk menjaga konsumsi rumah tangga, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dari produsen hingga konsumen, melindungi petani, dan mengendalikan inflasi, terutama pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Anggota DPR RI bersama Kapolda Papua Tengah memantau Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Mimika, menyoroti kendala geografis yang memperlambat distribusi ke daerah terpencil.
Anggota DPD RI menyuarakan dukungan penuh terhadap upaya Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam memperkuat intervensi harga pangan demi menjaga stabilitas dan keterjangkauan bagi masyarakat luas.