Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
ADVERTISEMENT
Ratusan orang berpakaian serba hitam kembali memenuhi trotoar di seberang Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis sore (4/9/2025). Mereka adalah peserta Aksi Kamisan ke-876, sebuah aksi damai yang tak pernah absen setiap pekannya sejak 2007.Namun, Aksi Kamisan kali ini terasa berbeda. Momentumnya bertepatan dengan peringatan 21 tahun meninggalnya aktivis HAM Munir Said Thalib yang diracun pada 7 September 2004.
Dengan mengusung tema “Mengenang 21 Tahun Munir: Indonesia Darurat Kekerasan dan Ketidakadilan,” para peserta tak hanya menuntut pengungkapan tuntas kasus Munir, tetapi juga menyuarakan protes atas gelombang kekerasan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.Jaringan Solidaritas Korban, salah satu inisiator aksi, turut hadir untuk menuntut keadilan bagi korban kekerasan dalam rangkaian unjuk rasa yang berlangsung pada 28-31 Agustus 2025. Dilaporkan, setidaknya sepuluh orang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi FithriansyahAktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi FithriansyahAktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi FithriansyahAktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi FithriansyahAktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi FithriansyahAktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengikuti Aksi Kamisan ke-876 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
Aksi Kamisan pada awal Februari ini diikuti Forum Alumni Universitas Indonesia, para keluarga korban pelanggaran HAM berat serta para mantan aktivis 98.
Miftahudin Ramli (53) alias Midun menggelar aksi solidaritas dengan bersepeda dari Kota Batu ke ke Jakarta. Dia membawa keranda di sepanjang perjalanannya.
Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan dan konektivitas wilayah untuk memperluas akses layanan dasar masyarakat di Kabupaten Sambas.