Massa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). (Kapanlagi.com/ Budy Santoso)
ADVERTISEMENT
Ratusan perempuan dari Aliansi Perempuan Indonesia memadati depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (3/9/2025). Dengan mengenakan busana merah muda serta membawa sapu lidi, mereka menyuarakan harapan agar kekerasan terhadap demonstran segera dihentikan.
Aksi ini lahir dari kepedulian terhadap sesama. Sejak unjuk rasa nasional bergulir 25 Agustus lalu, sedikitnya 10 orang meninggal dunia di berbagai daerah. Bagi para perempuan ini, setiap nyawa yang hilang adalah luka bagi bangsa. Mereka juga meminta pemerintah memberi keadilan kepada korban dan keluarga, serta mendesak agar massa aksi yang masih ditahan segera dibebaskan.
Tak hanya itu, suara mereka juga menyinggung persoalan kesenjangan pendapatan yang masih menghimpit rakyat, terutama kaum perempuan yang banyak hidup di bawah upah minimum. Sapu lidi yang mereka bawa melambangkan tekad sederhana yakni menyapu bersih kekerasan, ketidakadilan, dan praktik represif yang membebani rakyat kecil.
Massa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy SantosoMassa Aliansi Perempuan Indonesia saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu (03/09/2025). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Aksi serentak peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan digelar di sejumlah kota dengan menyoroti tuntutan perlindungan perempuan, Selasa (25/11/2025).
Pemerintah menegaskan komitmennya terhadap ruang Aksi Demonstrasi, namun tindakan anarki akan ditindak tegas. Apa saja poin penting dari pernyataan ini dan bagaimana nasib 10 korban jiwa?