Fakta Unik MotoGP Indonesia 2025: Kehadiran Pelajar Bikin Sirkuit Mandalika Makin Meriah
Ajang MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika semakin semarak berkat partisipasi pelajar Lombok Tengah, menunjukkan event ini tak hanya balapan tapi juga inspirasi.
Kehadiran para pelajar di Sirkuit Mandalika sukses menambah kemeriahan ajang MotoGP Indonesia 2025. Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyatakan hal tersebut di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, mengungkapkan kebanggaannya. Ia menyebut semua fasilitas pendukung dan tim di lapangan berjalan sesuai standar yang diharapkan.
Para pelajar Lombok Tengah ini turut serta dalam kegiatan "student go to Paddock" dan "go to Sirkuit Mandalika". Program ini memberikan kesempatan unik untuk merasakan langsung atmosfer balap motor dunia.
Program Edukatif "Student Go to Paddock" dan "Go to Sirkuit"
Kegiatan "student go to Paddock" dan "go to Sirkuit Mandalika" ini membuktikan bahwa event MotoGP Indonesia 2025 tidak hanya sekadar balapan. Ini adalah sebuah kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah besar.
Program ini juga memberikan inspirasi positif bagi masyarakat NTB, khususnya Lombok Tengah, untuk semakin maju. Selama kegiatan, para pelajar mengikuti Tur Paddock ke sejumlah lokasi di dalam Pertamina Mandalika International Circuit.
Sementara itu, program "go to Sirkuit" memberikan kesempatan kepada para pelajar. Mereka dapat menyaksikan sesi latihan bebas dan kualifikasi di Grandstand A. Kegiatan ini bertujuan agar para pelajar dapat merasakan langsung atmosfer ajang balap dunia.
Dampak Positif MotoGP Indonesia 2025 bagi Masyarakat Lokal
ITDC tetap berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui event MotoGP Indonesia 2025. Komitmen ini terlihat dari sejumlah kegiatan yang merangkul setiap elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut berupa School Competition Traditional Dance dan Modern Dance. Selain itu, dimeriahkan juga dengan Festival Pesta Rakyat Mandalika yang menampilkan berbagai hiburan menarik.
Festival ini termasuk pertunjukan musik dan beragam booth Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Booth tersebut menawarkan produk lokal seperti makanan, minuman, serta produk kerajinan tangan.
Troy Warokka menambahkan, "Ajang ini tidak hanya menjadi panggung dunia bagi olahraga balap motor, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra pariwisata NTB dan kebanggaan bangsa di mata internasional."
Sumber: AntaraNews