Fakta Unik: 120 Guru PAI Sulteng Ikuti PPG, Kolaborasi Pemprov dan UIN Datokarama Palu Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan UIN Datokarama Palu untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG PAI) bagi 120 guru, demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu resmi menjalin kerja sama strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk melaksanakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas dan kompetensi para pendidik di wilayah tersebut.
Penandatanganan naskah perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Yudiawati V Windarrusliana dan Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama Palu Prof Saepuddin Mashuri. Acara penting ini berlangsung di UIN Datokarama, Palu, pada hari Minggu, sebagai bagian dari pengukuhan guru profesional. Kerjasama ini menunjukkan komitmen kuat kedua belah pihak.
Melalui inisiatif ini, sebanyak 120 guru PAI dari Sulawesi Tengah akan dikirim untuk mengikuti program PPG yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) atau FTIK UIN Datokarama pada tahun 2025. Program ini diharapkan dapat mencetak guru-guru PAI yang lebih profesional dan berkualitas.
Kolaborasi Strategis Pemprov Sulteng dan UIN Datokarama
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan UIN Datokarama Palu menandai babak baru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati V Windarrusliana, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulteng. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah secara berkelanjutan.
"Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulteng guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah," ujar Yudiawati. Pernyataan ini menggarisbawahi prioritas pemerintah daerah dalam investasi sumber daya manusia. Program ini juga sejalan dengan inisiatif besar Pemprov Sulteng yang dikenal dengan nama "Berani Cerdas."
Melalui perjanjian ini, sebanyak 120 orang Guru PAI akan mendapatkan kesempatan emas. Mereka akan mengikuti program PPG yang diselenggarakan oleh FTIK UIN Datokarama, sebuah lembaga yang telah terbukti kredibel. Yudiawati juga menyampaikan apresiasinya terhadap UIN Datokarama atas kontribusinya.
Perguruan Tinggi Islam tersebut dinilai telah banyak membantu Pemprov Sulteng dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu kontribusi nyata adalah melalui penyelenggaraan program PPG ini. Diharapkan, kolaborasi ini akan terus berlanjut dan membawa dampak positif yang lebih luas.
Pentingnya Pendidikan Profesi Guru bagi Pendidik Agama
Dekan FTIK UIN Datokarama, Prof Saepuddin Mashuri, menyambut baik kerja sama ini. Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan yang telah melibatkan UIN Datokarama dalam pembinaan dan pengembangan keterampilan guru. Keterlibatan ini sangat krusial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pembelajaran dalam program PPG ini dirancang untuk menekankan berbagai aspek kompetensi guru. Aspek-aspek tersebut meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan kompetensi sosial. Keempat kompetensi ini dianggap fundamental bagi seorang pendidik yang berdedikasi.
Prof Saepuddin Mashuri menjelaskan bahwa guru adalah figur sentral dalam dunia pendidikan. Peran guru tidak hanya terbatas sebagai pengajar, melainkan juga sebagai pendidik, teladan, dan inspirator bagi para siswa. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi guru menjadi sangat vital.
Menurutnya, guru yang baik adalah sosok yang selalu dirindukan oleh siswa. Hal ini bukan hanya karena materi yang disampaikan, tetapi lebih karena ketulusan, kasih sayang, dan empati berbasis cinta yang mereka pancarkan. "Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut ke depan," kata Saepuddin, menunjukkan optimisme terhadap masa depan kolaborasi ini.
Sumber: AntaraNews