Fakta Baru Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo: Dikirim Ojek Online
Polri mulai menyelidiki kasus teror kepala babi yang menimpa Jurnalis Tempo.co sejak Minggu (23/3) lalu.
Penyidik Bareskrim Mabes Polri mengukapkan fakta baru terkait kasus teror kepala babi yang menimpa jurnalis Tempo. Paket teror itu dikirimkan oleh salah seorang ojek online (ojol).
Djuhandani menyebut paket tersebut paket tersebut pertama kali diterimanya oleh seorang ojol juga dari Grab, lalu diteruskan ke driver Gojek hingga ke kantor Tempo.
"Ternyata ini semacam terputus. Karena Gojek tersebut mendapat kiriman dari Grab," kata Djuhandani di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (10/4).
Djuhandani menyebut saat ini penyidik sedang memeriksa driver Gojek tersebut untuk menelusuri asal muasal paket teror berisi kepala babi itu. Di saat yang bersamaan, penyidik juga tengah memeriksa dari pihak Tempo. Total sudah ada delapan orang telah dimintai keterangan.
Periksa CCTV
Selain itu, sejumlah titik CCTV juga hingga kini masih ditelusuri penyidik untuk nantiya akan diuji melalui Labolatorium Forensik.
Polri mulai menyelidiki kasus teror kepala babi yang menimpa Jurnalis Tempo.co sejak Minggu (23/3) lalu. Dari penyelidikan awalnya, polri telah mengecek CCTV dan memeriksa sejumla saksi.
Djuhandani mengatakan penyidik Bareskrim juga mendalami dugaan tindak pidana ancaman kekerasan dan/atau menghalang-halangi kerja jurnalistik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.