Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut merespons teror kepala babi dan bangkai tikus terhadap jurnalis Tempo oleh orang tak dikenal. AHY menyayangkan ada pihak memberikan ancaman kepada jurnalis Tempo yang seakan membungkam kebebasan berekspresi khususnya terhadap insan pers.
"Demokrasi itu memang tidak serba hitam putih, tapi kita juga menganut semangat bahwa pada akhirnya kita ingin Indonesia ini utuh, bersatu, dan bisa maju bersama," ujar AHY di DPP Demokrat, Minggu (23/3).
Menurut Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah, hanya saja pendapat tersebut harus dituangkan pada tempat yang semestinya serta dengan cara-cara yang patut.
"Jadi lebih baik disampaikan dengan baik secara terbuka, dan siapapun yang menerima masukan termasuk kritik juga bisa menerima dengan baik. Asalkan caranya baik pasti akan diterima dengan baik," kata AHY.
Advertisement
Kronologi Teror
Aksi teror terhadap wartawan Tempo terjadi pada Kamis (19/3) lalu. Cica nama panggilan dari Francisca Christy Rosana mendapatkan paket bersikan kepala babi dari orang tak dikenal.
Aksi teror berlanjut dengan orang tak dikenal mengirimkan bangkai tikus dengan kepala yang telah dipenggal.
Saat ini kasus tersebut tengah diselidiki oleh Bareskrim Mabes Polri dan telah mengecek lokasi secara langsung dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.