Dunia Digital Dibutuhkan Sistem Keamanan Siber Berbasis AI yang Canggih
Kebutuhan akan sistem keamanan digital yang lebih cerdas dan adaptif terus mendesak.
Di tengah meningkatnya intensitas serangan siber yang menyasar sektor publik hingga industri strategis, kebutuhan akan sistem keamanan digital yang lebih cerdas dan adaptif terus mendesak. Merespons tantangan tersebut, Zentara Technologies memperkenalkan rangkaian solusi keamanan siber berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang diklaim mampu memperkuat ketahanan digital nasional secara signifikan.
Peluncuran ini menandai langkah baru dalam upaya mendorong kemandirian teknologi, terutama di tengah ketergantungan Indonesia pada solusi keamanan siber impor. CEO Zentara, Regal Rauniyar Star, menegaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk melindungi infrastruktur vital, layanan keuangan, hingga institusi pemerintah yang semakin rentan terhadap serangan siber di era hiperkonektivitas.
"Baik itu BUMN yang mengelola layanan publik dan sumber daya nasional, bank yang mengelola dana publik, maupun penyedia layanan yang mengelola data pelanggan, para pemimpin kita berhak untuk berinovasi dengan percaya diri. Teknologi Indonesia siap melindungi masa depan Indonesia," ujar Regal, Kamis (4/12).
Dorong Ketahanan Siber Nasional
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital nasional, Zentara telah menjalin kemitraan dengan MIND ID, holding BUMN sektor pertambangan. Kolaborasi ini berfokus pada pembangunan kerangka Data Governance untuk memastikan pengelolaan data strategis sesuai standar integritas dan kepatuhan global.
Regal menilai, kompleksitas lanskap digital global membuka peluang bagi perusahaan Indonesia untuk mempercepat migrasi dari legacy systems menuju postur keamanan yang lebih modern dan “future-ready”. Hal ini disebut selaras dengan visi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menciptakan pasar modal yang tangguh dan berkelas dunia.
"Adopsi solusi cybersecurity berbasis AI menandakan Indonesia tidak lagi bergantung sepenuhnya pada teknologi asing," tegasnya.
Solusi Keamanan Berbasis AI Tingkatkan Deteksi Ancaman
Menurutnya teknologi global dengan pemahaman lokal yang mendalam melalui sejumlah layanan unggulan. Salah satunya adalah managed Security Operations Center (SOC) generasi terbaru yang mengandalkan AI untuk pemantauan jaringan 24 jam.
Layanan ini ditujukan untuk menutup celah kekurangan sumber daya ahli keamanan siber di Indonesia, sekaligus meningkatkan kecepatan deteksi dan respons terhadap ancaman.
Selain SOC, Zentara juga mengimplementasikan Zero Trust Architecture (ZTA), sebuah model keamanan berbasis identitas yang memastikan setiap upaya akses harus diverifikasi berlapis. Model ini semakin relevan ketika perusahaan memperluas operasi digital dan menghadapi risiko kebocoran data yang meningkat.
Inovasi Melalui Defence Labs dan Cyber Intelligence
Untuk memperkuat kemampuan prediktif, ia jug menghadirkan Defence Labs dan Cyber Intelligence sebagai pusat pengembangan teknologi berbasis AI generatif. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan wawasan proaktif mengenai pergeseran risiko, tren ancaman, hingga potensi serangan di masa depan.