DPR Semprot Menpar Soal Penggunaan Anggaran: Maaf, Kayak Jadi EO
Sorotan utama Yoyok adalah penyerapan anggaran Kemenpar yang dinilai belum menyentuh pelaku wisata di tingkat akar rumput.
Anggota Komisi VII DPR, Yoyok Riyo Sudibyo, menyoroti kinerja Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam rapat kerja Komisi VII DPR bersama Kemenpar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2). Yoyok menilai kinerja Menpar belum maksimal dengan nilai capaian baru 50 dari 100.
Sorotan utama Yoyok adalah penyerapan anggaran Kemenpar yang dinilai belum menyentuh pelaku wisata di tingkat akar rumput. Menurutnya, anggaran harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah di sektor pariwisata, bukan sekadar untuk kegiatan internal kementerian atau seminar-seminar besar.
"Penyerapan anggaran yang akan datang ini harus benar-benar sampai ke pelaku wisata ke bawah, Bu. Jangan sampai malah habis anggaran yang digunakan ke dalam kementerian Ibu sendiri atau bahkan yang paling tinggi levelnya, misalkan ada seminar sana-seminar sini, ke sana-ke sini, ke sana-ke sini," ujar Yoyok dalam rapat.
Kegiatan atau Event
Yoyok juga menekankan bahwa Kemenpar bukan hanya sebagai penyelenggara kegiatan atau event, tetapi harus menjadi pembuat regulasi yang memayungi seluruh pelaku wisata, khususnya yang berskala kecil.
"Jangan pula kementerian Ibu itu nantinya malah justru, mohon maaf nih ya, kayak sebagai EO aja itu lho. Jadi semacam event organizer nasional gitu. Luar biasa gemanya, cuman nggak sampai lagi ke pelaku-pelaku wisata yang ada di bawahnya," kata dia.
Saya Menilai Ibu Masih 50
Selain itu, Yoyok menyoroti mahalnya tiket pesawat domestik yang menjadi kendala bagi pelaku pariwisata, dan kembali menekankan pentingnya anggaran Kemenpar tersalurkan secara tepat sasaran.
"Kalau saya boleh menilai 100, nilai secara ujian benar semua kan 100, saya menilai Ibu masih 50. Maaf nih, Bu. Ibu seorang menteri yang paling cantik nih di kabinetnya Pak Prabowo. Ini kalau kepiawaian Ibu nggak bisa diragukan lagi. Ini kalau Ibu gunakan, pakai untuk bisa nembus seluruh kementerian yang ada hubungannya dengan Ibu, ini kan sangat luar biasa," katanya.