Diterjang Cuaca Buruk, Dua Kapal Niaga Tabrakan di Batam
Kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melalui unsur KN Tanjung Datu 301 menindaklanjuti insiden tabrakan dua kapal niaga di perairan Batu Ampar, Batam, Sabtu (31/5) sore.
Dua kapal yang terlibat adalah MV Sekar Permata berbendera Indonesia dan MV Roba berbendera Palau. Insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat kondisi cuaca buruk dengan hujan deras dan angin kencang, menyebabkan MV Roba terlepas dari posisinya saat lego jangkar dan menabrak MV Sekar Permata.
"MV Roba tidak mampu mempertahankan posisinya karena cuaca ekstrem, sehingga larut dan menabrak kapal lain yang berada dekat," jelas Mayor Bakamla Yuhanes Antara, Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI, Minggu (1/6).
Menindaklanjuti laporan dari VTS Merak, Komandan KN Tanjung Datu 301 Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko langsung mengerahkan tim Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) untuk melakukan pendataan dan pengecekan di lapangan.
Dari hasil pemeriksaan, MV Sekar Permata mengalami kerusakan seperti pecahnya life craft, bengkok dan patahnya railing lambung kanan, serta patah pada bagian belakang kapal. Sementara MV Roba hanya mengalami lecet ringan di lambung kanan.
Berdasarkan keterangan dari nahkoda kedua kapal, insiden dinyatakan sebagai kecelakaan murni akibat cuaca buruk. Kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Pihak MV Roba juga menyatakan siap menanggung biaya perbaikan kerusakan yang dialami MV Sekar Permata.
"Perbaikan akan dilakukan di bawah pengawasan tim VBSS KN Tanjung Datu-301 dan petugas dari KPLP untuk menjamin keselamatan dan prosedur pelayaran dijalankan dengan benar," tambah Yuhanes.