Bakamla Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Makoa Terdampak Longsor di Sitaro
Bakamla RI bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga Kampung Makoa, Sitaro, yang terdampak bencana tanah longsor. Simak detail bantuan Bakamla untuk meringankan beban masyarakat dan harapan pemulihan akses.
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang dilanda bencana alam. Tim Bakamla RI menyalurkan bantuan darurat kepada warga Kampung Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel). Penyaluran ini dilakukan setelah wilayah tersebut dilanda bencana tanah longsor yang signifikan.
Bantuan tersebut secara khusus ditujukan bagi penduduk Kampung Makoa di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Lokasi ini mengalami dampak parah akibat longsor, dengan akses jalan utama tertutup material tanah. Insiden ini menyebabkan kesulitan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Januari, oleh Ketua Tim Lapangan Bakamla RI Zona Tengah, Mayor Bakamla Theolipus Dalipang. Bantuan diterima langsung oleh Camat Sibarsel, Meike Kabuhung, disaksikan oleh Kapitalau Kampung Makoa Huzein Lerah dan masyarakat setempat. Langkah cepat ini merupakan representasi kepedulian pemerintah daerah.
Bakamla Sigap Salurkan Logistik Kebutuhan Dasar
Mayor Bakamla Theolipus Dalipang menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah. Fokus utamanya adalah membantu warga yang terdampak bencana alam, khususnya di Kampung Makoa. Akses jalan yang tertutup material longsor menjadi perhatian utama dalam distribusi bantuan ini.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa darurat pascabencana,” ujar Mayor Theolipus Dalipang. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi bantuan untuk memastikan kelangsungan hidup warga. Bakamla berupaya maksimal untuk meringankan beban mereka.
Jenis bantuan yang disalurkan sangat beragam dan mencakup kebutuhan esensial sehari-hari. Ini termasuk air mineral, mi instan, biskuit, serta makanan siap saji untuk konsumsi cepat. Perlengkapan mandi dan peralatan kebersihan juga disediakan untuk menjaga sanitasi warga.
Selain itu, Bakamla juga menyerahkan selimut, sprei, obat-obatan, beras, dan pakaian layak pakai. Kelengkapan bantuan ini diharapkan dapat memenuhi berbagai aspek kebutuhan warga. Tujuannya adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap barang-barang pokok.
Apresiasi dan Harapan Pemulihan Akses Warga Makoa
Camat Sibarsel, Meike Kabuhung, menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan perhatian Bakamla RI. Ia juga mengapresiasi kolaborasi Bakamla dengan pemerintah daerah dalam membantu warga. Respons sigap ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
"Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana longsor," ungkap Meike Kabuhung. Dukungan ini menjadi dorongan moral dan material bagi warga Makoa. Pemulihan pascabencana menjadi prioritas bersama.
Kapitalau Kampung Makoa, Huzein Lerah, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan. Ia juga menyuarakan harapan besar untuk penanganan lanjutan terhadap akses jalan yang masih tertutup longsor. Pemulihan akses jalan sangat krusial agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Penanganan material longsor yang menutup jalan menjadi kunci utama dalam mengembalikan roda perekonomian dan sosial. Dengan akses yang terbuka, distribusi logistik dan mobilitas warga akan kembali lancar. Ini akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kampung Makoa.
Sumber: AntaraNews