Dilarang Ikut Retreat Meski Sudah Berada di Magelang, Ini Respons Kepala Daerah Kader PDIP di Sumsel
Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Bupati Banyuasin Askolani mengaku akan patuh terhadap pimpinan.
Kepala daerah notabene kader PDI Perjuangan dilarang mengikuti retreat terpusat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Larangan termuat dalam instruksi harian yang dikeluarkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Bupati Banyuasin Askolani mengaku akan patuh terhadap pimpinan. Dia menyatakan tegak lurus atas instruksi tersebut sambil menunggu arahan selanjutnya.
"Sebagai kader PDI Perjuangan, saya akan tetap setia dan patuh dengan ibu Megawati Soekarnoputri," ungkap Askolani, Jumat (21/2).
Askolani mengakui saat ini masih berada di Magelang. Dia belum memutuskan pulang ke Banyuasin seraya menunggu perkembangan.
"Sekarang saya masih di Magelang, masih menunggu instruksi lebih lanjut dari ibu Megawati," kata Askolani.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda Kiemas meminta kader partai mengikuti setiap instruksi dan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Bagi kader yang berencana mengikuti retret harus ditunda keberangkatan sambil menunggu instruksi lanjutan.
"Semua tegak lurus dengan ibu ketua umum," kata Giri.
Sejauh ini ada dua kader PDI Perjuangan yang menjadi kepala daerah di Sumsel, yakni Bupati Musi Rawas Utara Devi Suhartoni dan Bupati Banyuasin Askolani. Mereka diminta mematuhi penundaan retreat tersebut.
"Instruksi ini untuk mereka (kepala daerah) yang kader dan berada dalam struktur partai," pungkas Giri.