Tegak Lurus Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Agustina Batal Ikut Retret Kepala Daerah
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti tegak lurus dengan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti tegak lurus dengan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Agustina memutuskan membatalkan keberangkatannya mengikuti retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jateng yang dijadwalkan berlangsung, Jumat (21/2).
Pembatalan setelah adanya intruksi Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi resmi yang tertuang dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025, yang diterbitkan pada Kamis (20/2).
Sekretaris Tim Pemenangan Agustin-Iswar, Supriyadi mengatakan bahwa Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dipastikan batal berangkat ke Akmil Magelang. Pembalan sebagai bentuk mematuhi arahan dari Ketua Umum PDI-P.
"Ada instruksi untuk tidak berangkat, jadi kami patuhi tidak berangkat ke Akmil," kata Supriyadi di Semarang, Jumat (21/2).
Keputusan ini diikuti oleh 190 kepala daerah dari PDI-P di seluruh Indonesia. Terkait keputusan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dia belum mengetahuinya.
"Kalau pak Iswar, saya kurang tahu," ungkapnya.
Sedangkan untuk barang-barang pribadi yang sudah lebih dulu dibawa ke dalam tenda Akmil, kata dia, masih menunggu instruksi lanjutan apakah diperbolehkan berangkat atau tidak.
"Ya, kami menunggu instruksi lagi. Kalau diperbolehkan berangkat, maka akan berangkat," ucapnya.
Instruksi Sang Ketua Umum
Pembatalan ini dilakukan setelah Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi resmi yang tertuang dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025, yang diterbitkan pada Kamis (20/2). Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Megawati dan dibubuhi stempel resmi PDI-P.
Dalam instruksinya, Megawati meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI-P untuk menunda perjalanan mereka yang telah direncanakan guna menghadiri retret di Magelang.
"Kepala daerah dan wakil kepala daerah diminta menunda perjalanan untuk mengikuti retret di Magelang pada 21-28 Februari 2025," demikian bunyi instruksi yang disampaikan Megawati.
Selain itu, Megawati juga mengimbau agar para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI-P yang sudah dalam perjalanan menuju Magelang segera menghentikan perjalanan mereka dan menunggu arahan lebih lanjut.
"Jika sudah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, agar berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum," tulis Megawati dalam poin pertama instruksinya.
Di samping itu, Megawati juga menegaskan agar seluruh kepala daerah PDI-P tetap menjaga komunikasi aktif dengan DPP guna memantau perkembangan politik nasional.
"Tetap berada dalam komunikasi aktif dan standby commander call," bunyi poin kedua dalam surat instruksi.