Cegah Kecurangan, Unair Pakai Biometrik untuk Verifikasi Penerimaan Mahasiswa Baru
Dalam era digital yang semakin maju, Unair mengambil langkah inovatif dengan menerapkan verifikasi biometrik dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Dalam era digital yang semakin maju, Universitas Airlangga (Unair) mengambil langkah inovatif dengan menerapkan verifikasi biometrik dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Sistem ini tidak hanya menjadi yang pertama di Indonesia, tetapi juga menawarkan cara yang lebih akurat dan transparan dalam validasi identitas calon mahasiswa.
Proses verifikasi biometrik yang dilaksanakan di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus Merr-C, bertujuan untuk memastikan kesesuaian identitas calon mahasiswa dengan data yang mereka daftarkan dalam Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Dengan semakin maraknya isu kecurangan dalam seleksi akademik, teknologi ini menjadi alat penting untuk meminimalisir manipulasi data dan penyalahgunaan identitas.
Direktur Pendidikan Unair Sukardiman, sistem biometrik tidak hanya sekadar verifikasi identitas awal tetapi juga dapat diterapkan dalam presensi akademik, seperti kehadiran dalam perkuliahan dan acara wisuda.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki identitas yang valid dan terverifikasi. Di masa depan, kehadiran dalam kegiatan akademik bisa dilakukan dengan sistem biometrik, sehingga lebih akurat dan tidak dapat diwakilkan," kata Sukardiman, Rabu (4/6).
Dalam pelaksanaan verifikasi, calon mahasiswa baru diwajibkan membawa dokumen seperti surat keterangan lulus, KTP atau NIK, serta kartu tanda pendaftaran perguruan tinggi. Data ini kemudian dicocokkan dengan database di Kemendikbud melalui pemindaian biometrik, memastikan kesesuaian identitas dan validasi keaslian dokumen.
Selain itu, Unair telah menyusun jadwal verifikasi secara sistematis untuk menghindari antrean panjang. Menanggapi beberapa keluhan dari calon mahasiswa, universitas ini memperpanjang jadwal verifikasi hingga 5-8 Juni 2025, memberikan kesempatan lebih luas bagi mereka yang mengalami kendala dalam proses ini.