Cak Imin Ungkap Kunci Capai Target Kemiskinan Ekstrem 0 Persen
"Targetnya adalah kemiskinan ekstrem menjadi nol persen," kata Cak Imin.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) telah masuk pada tahap penyempurnaan. Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan agar penggunaan dan pemanfaatan data bisa valid dan akurat.
"Sekarang kami sedang fokus pada penyempurnaan dan penguatan DTSEN. Penyempurnaan ini urgen agar pemanfaatan DTSEN bisa optimal. Lengkap, akurat, aman, dan siap untuk digunakan," kata Cak Imin usai Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Kamis (27/2).
Selanjutnya, Cak Imin menekankan bahwa keakuratan DTSEN menjadi salah satu faktor penghilangan kemiskinan ekstrem.
"Targetnya adalah kemiskinan ekstrem menjadi nol persen, dan keakuratan DTSEN menjadi salah satu faktor kunci agar hal tersebut dapat terwujud," jelasnya.
Selain itu, penyempurnaan dan penguatan ekosistem DTSEN dilakukan melalui ground checking, pelibatan kepala daerah untuk memastikan validitas data.
"Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dilakukan, dan ground checking menjadi salah satu upaya penyempurnaan dan penguatan ekosistem DTSEN," ucapnya.
"Keterlibatan kepala daerah untuk memeriksa data masyarakatnya aktif dan valid adalah wujud konkret memastikan DTSEN akurat," paparnya.
DTSEN Revolusi Sistem Data Sosial dan Ekonomi
Cak Imin menegaskan, bahwa DTSEN akan merevolusi sistem data sosial dan ekonomi bangsa. Oleh karena itu, prosesnya harus dipastikan dengan teliti agar pemanfaatannya bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Sesuai arahan Presiden Prabowo melalui instruksi presiden, kami perlu memastikan bahwa DTSEN ini akan menjadi basis data tunggal dalam penyaluran berbagai bantuan sosial-ekonomi untuk masyarakat. Agar penyaluran bisa tepat sasaran dan efektif untuk pengentasan kemiskinan," lanjut Muhaimin.
Cak Imin menambahkan, dalam upaya menyiapkan infrastruktur digital, dia dan kementerian serta lembaga pelaksana DTSEN sepakat bahwa seluruh data akan diintegrasikan ke dalam satu platform. Nantinya, Pusat Data Nasional akan menjadi rumah untuk semua data yang keamanannya dijamin oleh Badan Siber Sandi Negara (BSSN).
Cak Imin menyebut, Instruksi Presiden nomor 4 tahun 2025 mengenai DTSEN bertujuan mendukung keterpaduan program pembangunan nasional dan sinergi antar kementerian dan lembaga.
"Dengan demikian, seluruh kementerian dan lembaga yang tercantum dalam Inpres akan bertanggung jawab penuh terhadap perannya masing-masing dalam mendukung keberhasilan DTSEN," pungkasnya.