Bupati Kotim Gencarkan Kampanye Pola Hidup Sehat hingga Pelosok Desa
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengajak seluruh masyarakat membudayakan pola hidup sehat Kotim melalui aktivitas fisik rutin dan aksi sosial, menjangkau hingga ke tingkat desa.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor, baru-baru ini gencar mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat kepada seluruh lapisan masyarakat. Ajakan ini tidak hanya menyasar pusat kota, tetapi juga menjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Halikinnor menekankan pentingnya membudayakan aktivitas fisik rutin, seperti berjalan kaki, sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kampanye pola hidup sehat Kotim ini disampaikan dalam acara jalan sehat yang meriah di Kelurahan Kota Besi Hilir, Kecamatan Kota Besi, pada Minggu lalu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim. Acara ini juga dirangkai dengan aksi sosial serta peluncuran kelotok susur sungai Pulau Hanibung yang menarik minat warga.
Bupati Halikinnor mengungkapkan bahwa jalan sehat adalah ajakan nyata bagi masyarakat untuk mengadopsi pola hidup sehat melalui aktivitas fisik sederhana namun sangat bermanfaat. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kesehatan menjadi prioritas utama pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Kotim.
Menggalakkan Aktivitas Fisik Sederhana untuk Kesehatan Optimal
Kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan di Kelurahan Kota Besi Hilir mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Peserta datang dari berbagai kalangan usia, baik tua maupun muda, bahkan tidak hanya dari kecamatan setempat tetapi juga dari wilayah luar Kota Besi. Antusiasme ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik.
Panitia menyediakan dua rute berbeda untuk mengakomodasi berbagai kelompok usia peserta. Rute pertama diperuntukkan bagi peserta usia 7-40 tahun, dimulai dari Gudang Rotan Haji Dahlan di Jalan Penogoro, melewati Gang Al Kodri, dan Jalan Tengku Gembo menuju perbatasan Kecamatan Baamang dan Kecamatan Kota Besi. Rute ini dirancang untuk memberikan tantangan yang sesuai bagi peserta yang lebih muda dan aktif.
Sementara itu, bagi peserta berusia 41 tahun ke atas, panitia menyiapkan jalur yang lebih pendek dan ringan. Rute ini juga dimulai dari Gudang Rotan Haji Dahlan di Jalan Penogoro, namun dilanjutkan ke Gang Al Iman, Jalan Tengku Gembo, hingga perbatasan Kecamatan Baamang dan Kecamatan Kota Besi. Penyesuaian rute ini bertujuan agar semua lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam upaya membudayakan pola hidup sehat Kotim.
Halikinnor menegaskan bahwa langkah nyata ini memastikan kampanye kesehatan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat di pelosok desa. Menurutnya, kesehatan adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan.
Aksi Sosial dan Akses Kesehatan yang Merata
Selain menggalakkan aktivitas fisik melalui jalan sehat, Pemerintah Kabupaten Kotim juga menyelenggarakan berbagai aksi sosial yang bermanfaat. Kegiatan ini meliputi layanan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Program-program ini dirancang untuk memberikan akses kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Kehadiran program-program sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kotim dalam meningkatkan derajat kesehatan warganya. Dengan menyediakan layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat, diharapkan kendala aksesibilitas dapat diminimalisir. Ini sejalan dengan visi untuk menciptakan masyarakat Kotim yang sehat dan produktif.
Bupati Halikinnor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum berharga. Ia berharap momentum ini dapat terus memperkuat kebersamaan antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani pola hidup sehat Kotim secara berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya ini.
Peluncuran kelotok susur sungai Pulau Hanibung yang bersamaan dengan acara ini juga menunjukkan upaya pemerintah dalam mengembangkan potensi lokal. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pariwisata, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan. Semua kegiatan ini saling terkait dalam menciptakan Kotim yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews