Bupati HSU Tegaskan Dukungan Penuh untuk Atlet Difabel HSU Berprestasi di Kancah Nasional
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani menegaskan komitmen Pemda dalam mendukung penuh atlet difabel HSU berprestasi, memberikan kesempatan yang sama untuk mengharumkan nama daerah di kancah olahraga nasional.
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Sahrujani, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh atlet penyandang disabilitas (difabel) di wilayahnya memiliki kesempatan setara untuk berprestasi. Pernyataan penting ini disampaikan langsung saat pelepasan kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) HSU. Mereka akan berlaga dalam Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan di Amuntai, Minggu.
Komitmen Bupati Sahrujani ini menunjukkan dukungan penuh Pemda terhadap program pembinaan olahraga inklusif bagi warganya. Sahrujani menekankan bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah. Ini merupakan wujud nyata perhatian serius Pemda HSU terhadap potensi besar yang dimiliki oleh atlet difabel HSU berprestasi.
Pelepasan kontingen ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan memiliki arti yang sangat besar bagi para atlet. Acara ini menjadi bukti bahwa mereka dihargai, diperhatikan, dan diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bupati berpesan agar para atlet bertanding dengan gembira, menunjukkan kemampuan terbaik, dan tidak pernah menyerah sebelum peluit akhir berbunyi.
Pembinaan Berkelanjutan untuk Potensi Atlet Difabel
Ketua SOIna Kabupaten HSU, Faturrahman, menjelaskan bahwa pihaknya secara konsisten melakukan pembinaan intensif terhadap atlet-atlet penyandang disabilitas intelektual. Pembinaan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai satuan pendidikan di wilayah HSU. Program yang terstruktur ini dirancang khusus untuk menggali, mengasah, dan mengembangkan bakat olahraga mereka secara optimal.
Dukungan terhadap program pembinaan yang krusial ini datang dari berbagai pihak yang solid. Pemerintah Kabupaten HSU, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, menjadi salah satu pilar utama dalam penyediaan fasilitas dan sumber daya. Selain itu, peran aktif dari para kepala sekolah, guru pendamping, pelatih, dan orang tua juga sangat vital dalam mendukung proses ini.
Sinergi kuat antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat ini berhasil menciptakan ekosistem yang sangat kondusif bagi pengembangan olahraga. Lingkungan yang mendukung ini memungkinkan para atlet difabel HSU berprestasi untuk tumbuh dan berkembang. Hal ini juga memastikan bahwa mereka mendapatkan fasilitas serta bimbingan yang memadai untuk mencapai potensi maksimal mereka.
Parda, Harapan HSU di Kancah Nasional
Salah satu hasil nyata dan membanggakan dari pembinaan berkelanjutan ini adalah Parda, seorang siswa berprestasi dari SMK Negeri 2 Amuntai. Parda kini telah terpilih untuk mewakili Kalimantan Selatan dalam ajang bergengsi Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas). Kompetisi tingkat nasional ini dijadwalkan akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur pada bulan Oktober 2026 mendatang.
Keberhasilan Parda melaju ke tingkat nasional tidak datang begitu saja, melainkan melalui serangkaian prestasi gemilang. Ia sebelumnya telah menunjukkan performa luar biasa dan berhasil meraih medali emas. Prestasi ini diraihnya pada cabang olahraga renang dalam gelaran PeSODa tahun lalu yang diselenggarakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Pencapaian Parda ini menjadi inspirasi yang kuat bagi atlet difabel HSU berprestasi lainnya di seluruh Indonesia. Kisahnya membuktikan bahwa dengan dedikasi tinggi, latihan keras, dan dukungan yang tepat, keterbatasan fisik tidak akan menjadi penghalang. Mereka mampu mencapai puncak prestasi di tingkat nasional dan internasional, sekaligus mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Sumber: AntaraNews