Blak-blakan Kader PDIP Ungkap Peran Hasto Ajukan Harun Masiku Melaui PAW
Riezky mengaku pernah bertemu langsung dengan Hasto pada 27 September 2019.
Kader PDI Perjuangan Riezky Aprilia membeberkan peran Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam upaya memasukkan Harun Masiku melalui proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019–2024. Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus suap PAW di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/5).
Dalam kesaksiannya, Riezky mengungkap, Hasto mengetahui penempatan Harun Masiku di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan 1, yang menurutnya dilakukan atas dasar kewenangan DPP PDIP.
Jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Riezky yang menyebut, pengaturan Harun Masiku diketahui berasal dari Hasto, sebagaimana disampaikan oleh Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri.
“Yang mengatur penempatan Harun Masiku di Dapil 1 Sumsel adalah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hal ini saya ketahui dari penyampaian Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri kepada saya,” kutip jaksa.
“Ya, karena kan secara kelembagaan beliau Sekjen, di mana apapun yang terjadi, itu pasti. Jadi saya mengaminkan saja ketika Saeful atau Donny ngomong A, B, C,” kata Riezky.
Hasto Desak Riezky Mundur dari DPR
Riezky mengaku pernah bertemu langsung dengan Hasto pada 27 September 2019. Dalam pertemuan itu, Hasto disebut meminta langsung agar dirinya mundur dari keanggotaan DPR untuk memberi jalan bagi Harun Masiku.
"Berdasarkan yang saya dengar, yang saya alami, melalui Donny dan saya hadapi sendiri, saya hanya 1x bertemu Pak Hasto yang tanggal 27 September tadi. nah berdasarkan yang disampaikan Donny, Saeful, bahwa ini perintah Sekjen, perintah Sekjen, berulang kali itu disampaikan," ungkap Riezky.
"Jadi kalau ditanya relevansinya di mana? Ya itu, karena setiap saya mau ngomong, perintah Sekjen, setiap saya ngomong ini, perintah Sekjen. Ya saya asumsikan ya oke. Tapi saya, modelan saya, saya harus mengkonfirmasi langsung, makanya saya temui beliau pada waktu itu. Supaya saya juga clear, saya juga lega, jangan sampai atas nama juga kan, kita enggak mau," lanjut mantan anggota DPR fraksi PDIP itu.
"Ternyata benar yang disampaikan Saeful setelah dikonfirmasi dengan terdakwa kan?" tanya jaksa.
"Ya pada saat ketemu, ternyata ya emang begitu akhirnya," jawab Riezky.
Ia menegaskan, perintah itu konsisten disampaikan oleh Donny dan Saeful, yang menyebutnya sebagai perintah langsung dari Hasto.
Hasto Diduga Kendalikan Skema PAW
Jaksa kemudian membacakan BAP Nomor 23 yang menegaskan dugaan peran aktif Hasto dalam mengatur PAW Harun Masiku.
“Peran Hasto Kristiyanto adalah mengendalikan Saeful Bahri dan Donny Tri Istiqomah dalam upaya menjadikan Harun Masiku sebagai PAW. Kedua, memerintahkan saya mengundurkan diri sebagai caleg terpilih,” bunyi BAP tersebut.
Riezky membenarkan isi BAP tersebut dengan jawaban singkat: “Iya.”
Kesaksian ini disampaikan Riezky dalam sidang perkara dugaan suap PAW dan perintangan penyidikan Harun Masiku, dengan terdakwa utama Hasto Kristiyanto. Jaksa terus mendalami dugaan keterlibatan struktural yang diduga melibatkan DPP PDIP dalam proses PAW yang gagal itu.