BKKBN Malut dan TP PKK Perkuat Program Genting, Sasar Keluarga Risiko Stunting di Maluku Utara
Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara bersama TP PKK meluncurkan Program Genting, sebuah inisiatif vital untuk mempercepat penurunan stunting dengan menyasar langsung keluarga berisiko di Oba Utara.
Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Malut bersinergi. Keduanya menyalurkan bantuan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang berfokus pada nutrisi.
Program Genting ini merupakan langkah konkret dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Maluku Utara. Inisiatif ini bertujuan mencegah munculnya kasus stunting baru. Selain itu, program ini memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, menegaskan dukungan penuh terhadap program ini. Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, memimpin langsung penyaluran bantuan tersebut. Mereka menekankan pentingnya intervensi langsung kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Sinergi Lintas Sektor untuk Penurunan Stunting
Ansar Djainahu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Maluku Utara, menyatakan bahwa kolaborasi aktif TP PKK melalui Program Genting sangat krusial. Ini adalah implementasi nyata dari strategi percepatan penurunan stunting. Pendekatan keluarga menjadi fokus utama dalam upaya masif ini.
Ia menambahkan bahwa BKKBN tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan stunting. Kehadiran Ketua TP PKK dan jajaran dinas terkait sebagai "orang tua asuh" memberikan energi besar. Ini memastikan anak-anak di Oba Utara mendapatkan asupan protein hewani yang cukup.
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas DP3A Provinsi Maluku Utara. Juga hadir Kepala Dinas OPDKB Kota Tidore Kepulauan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat dalam mendukung program pencegahan stunting.
Komitmen TP PKK dan Dampak Nyata Program Genting
Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara, Rusni Sarbin, menegaskan bahwa gerakan Genting adalah bentuk tanggung jawab moral bersama. Tujuannya adalah memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal di seluruh wilayah. Ini adalah investasi penting bagi masa depan generasi muda.
Rusni berharap setiap langkah yang diambil pada awal tahun 2026 ini membawa berkah. Lebih penting lagi, ia berharap program ini memberikan dampak nyata bagi kesehatan anak-anak. Ini adalah upaya berkelanjutan yang harus terus diperluas.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama BKKBN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Program Genting. Ini akan dilakukan ke berbagai wilayah lain di Maluku Utara. Tujuannya adalah menekan angka stunting secara signifikan.
Intervensi Langsung dan Bantuan Nutrisi Esensial
Program Genting kali ini dipusatkan di Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini secara spesifik menyasar tiga Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang telah teridentifikasi. Intervensi langsung ini diharapkan memberikan perubahan positif.
Bantuan yang disalurkan berupa paket bahan pangan bergizi tinggi. Paket ini terdiri dari beras, telur, dan susu formula. Semua item ini dirancang untuk menunjang kebutuhan nutrisi harian anak-anak.
Intervensi langsung kepada Keluarga Risiko Stunting menjadi langkah krusial. Ini efektif dalam mencegah munculnya kasus stunting baru di wilayah Maluku Utara. Program ini menjadi model pendekatan yang berhasil.
Sumber: AntaraNews