PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Dana CSR
Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar bersinergi memperkuat upaya pencegahan stunting di daerah, memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program Genting 2026.
Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa dan Bank Sulselbar menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi masalah stunting di daerah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2026 yang didukung penuh oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sulselbar. Upaya ini menjadi bagian integral dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang berkontribusi. Beliau menekankan pentingnya peran serta berbagai elemen masyarakat dan swasta dalam mendukung program pencegahan stunting. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.
Program Genting dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting, sebuah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis. Dengan sinergi antara PKK dan sektor perbankan, diharapkan penanganan stunting di Gowa dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau sasaran yang tepat. Ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Kolaborasi Strategis PKK Gowa dan Bank Sulselbar
Kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa dan Bank Sulselbar ini menandai pendekatan multisektoral dalam penanganan stunting. Andi Tenri Indah Darmawangsyah secara langsung menyampaikan terima kasih atas kontribusi yang diberikan. Beliau berharap bantuan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang terlibat.
Dukungan dari Bank Sulselbar melalui dana CSR menjadi bukti nyata kepedulian sektor swasta terhadap isu kesehatan masyarakat. Keterlibatan perbankan diharapkan dapat memicu partisipasi lebih banyak lagi dari perusahaan lain. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak.
Program Genting diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh anak-anak dan keluarga penerima. Fokus utama adalah memastikan bantuan tersebut mendukung tumbuh kembang anak. Dengan demikian, risiko stunting dapat diminimalisir secara signifikan di Kabupaten Gowa.
Fokus Program Genting dan Sasaran Penerima Bantuan
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, menjelaskan peran dinasnya dalam program Genting. Dinas PPKB bertanggung jawab memberikan edukasi, advokasi, dan sosialisasi kepada masyarakat luas. Termasuk juga mengajak pihak swasta seperti perbankan untuk berpartisipasi dengan memanfaatkan dana CSR mereka.
Sasaran utama penerima bantuan CSR ini adalah keluarga yang berisiko stunting. Kelompok ini mencakup ibu hamil dan anak usia 6 hingga 23 bulan, yang dikenal sebagai baduta. Usia 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan periode paling rentan terhadap stunting, terutama bagi keluarga miskin.
Mekanisme penyaluran bantuan menggunakan data pendataan di tingkat desa. Karena keterbatasan bantuan, keluarga berisiko stunting dipilih sebagai prioritas utama. Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki tanggung jawab besar dalam pendataan, penyaluran, dan memastikan bantuan dikonsumsi oleh sasaran.
Peran Swasta dan Harapan untuk Pencegahan Stunting
Penanganan stunting membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah. Sofyan Daud berharap Bank Sulselbar yang beroperasi di Gowa dapat menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Kontribusi swasta sangat krusial untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Jika semua pihak bergotong royong, pencegahan dan penurunan stunting di Gowa akan lebih mudah tercapai. Partisipasi aktif dari sektor swasta, termasuk bank, sangat diharapkan untuk melengkapi upaya pemerintah. Hal ini menciptakan ekosistem yang kuat dalam penanganan masalah gizi.
Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan program pencegahan stunting jangka panjang.
Sumber: AntaraNews