Beredar Rekaman CCTV Ibu Hamil Muda Tewas saat Check-In di Hotel, Suami Bilang Begini
Suami korban, AD (36), mengaku masih belum percaya istrinya tewas dengan cara tragis terlebih di kamar penginapan.
Polisi belum dapat mengungkap penyebab dan pelaku pembunuhan wanita hamil muda, AN (22), di kamar penginapan. Sementara keluarga berharap pelaku segera tertangkap dan dihukum mati.
Suami korban, AD (36), mengaku masih belum percaya istrinya tewas dengan cara tragis terlebih di kamar penginapan. Sebab dia sangat percaya dengan kesetiaan korban selama berumah tangga.
"Sampai sekarang saya masih tidak percaya, saya merasa tidak ada tanda-tanda sedikit pun," ungkap AD, Selasa (14/10).
AD mengatakan, sejak dua bulan lalu istrinya bekerja menjadi pengantar makanan dari aplikasi online. Dia berangkat menggunakan sepeda motor setelah mengantar kerja sebagai office boy di salah satu pusat perbelanjaan di Palembang.
"Nyari tambahan uang keluarga, jadi dia jadi kurir makanan, baru dua bulan ini," kata AD.
Selama beberapa hari sebelum ditemukan tewas, korban terlihat kurang semangat. Dia kelihatan lesu dan murung tetapi tidak terlalu dirisaukan AD karena tidak ada masalah apapun dalam rumah tangganya.
"Memang ada sedikit perubahan dari cara dia bersikap, wajahnya terlihat berbeda, biasanya ceria tapi belakangan agak lesu, sering tidur dari pagi sampai siang," kata AD.
AD mengaku tidak mengenali pria yang check in bareng istrinya seperti dalam rekaman CCTV yang beredar. Dia berharap polisi segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya.
"Saya tidak mengenal muka pria yang terekam CCTV, saya tidak semuanya tahu," kata AD.
Polisi Masih Dalami
Sebelumnya, polisi masih mendalami kasus pembunuhan wanita muda inisial AN (22), di kamar penginapan di Palembang. Pelaku diduga tak lain adalah selingkuhannya.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengungkapkan, korban dan pelaku datang ke penginapan, Sabtu (11/10) pukul 16.00 Wib. Korban mengenakan jilbab warna pink dan pelaku memakai masker.
Dari rekaman CCTV, mereka nampak melakukan pembayaran menginap di meja kasir. Dua jam kemudian pelaku meninggalkan lokasi dan mengunci kamar penginapan.
"Ini baru pemeriksaan awal," ungkap Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Senin (13/10).
Dari keterangan, korban sempat mengantar suaminya menggunakan sepeda motor. Lalu dia menuju penginapan untuk bertemu pria diduga selingkuhannya.
"Korban bertemu dengan pelaku tanpa sepengetahuan suaminya," kata Harryo.
Dalam kasus ini, polisi menemukan beberapa tindak pidana, yakni pembunuhan, penganiayaan, tindakan seksual, dan pencurian dengan kekerasan. Pencurian yang dimaksud adalah sepeda motor yang dibawa korban menuju TKP.
"Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap agar kasusnya terungkap," kata Harryo.