Begini Kegiatan Ramadan di Dua Masjid Besar Jawa Tengah
Berbagai kegiatan dilakukan demi merayakan bulan suci Ramadan. Di Jawa tengah.
Berbagai kegiatan dilakukan demi merayakan bulan suci Ramadan. Di Jawa tengah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat bekerja sama dengan Aqua menghadirkan berbagai kegiatan serta kajian agama di Bulan Ramadan. Kegiatan difokuskan di dua masjid terbesar, yaitu Masjid Raya Baiturrahman Semarang dan Masjid Agung Jawa Tengah.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengalirkan kebaikan bagi masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim untuk memperdalam pemahaman spiritual dan mempererat ukhuwah di bulan suci Ramadan.
Bentuk kegiatan adalah menghadirkan penceramah di tiap masjid, pembagian takjil dan paket buka puasa, serta mendistribusikan air mineral melalui stan Aqua yang tersedia di kedua lokasi.
"Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan DMI Provinsi Jawa Tengah lewat kegiatan yang berlangsung di dua masjid terbesar di Semarang, yaitu Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Jawa Tengah. Melalui kemitraan ini, kami ingin terus berkontribusi dalam menyebarkan kebaikan, mempererat silaturahmi, dan mendukung umat dalam menjalankan ibadahnya dalam keberkahan Ramadan," kata Public Affairs & Sustainability Director Aqua Astri Wahyuni dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/3).
Sementara itu, Ketua DMI Jawa Tengah sekaligus Rektor Institut Karya Mulia Bangsa Ahmad Rofiq berharap hal ini dapat mempererat ikatan sesama umat Islam.
"Kami juga berterima kasih karena kemitraan dengan Aqua secara nyata terus meningkat sehingga dapat membawa manfaat yang luas, dan semakin mempererat ikatan kita dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya umat muslim, ucapnya.
Ada dua kegiatan utama yang akan berlangsung selama kegiatan acara di dua masjid ini. Pertama adalah kajian Ramadan bertajuk Tarhim: Talkshow Ramadhan Hingga Maghrib, yang
berlangsung pada Sabtu (22/3) di Masjid Agung Jawa Tengah. Kajian ini bertema 'Berthariqah dalam Menjaga Kehidupan Muslim'.
Pada kajian ini, ulama dan tokoh masyarakat Jawa Tengah Eman Sulaeman memberikan tausyiah mengenai cara-cara berthariqah dalam kehidupan seorang Muslim untuk menjaga keseimbangan spiritual.
"Kita sering kali terjebak dalam formalitas, tetapi esensi dari agama itu tidak sampai ke dalam jiwa kita. Thariqah mengajarkan kita untuk mengutamakan perilaku sosial yang sejalan dengan ajaran agama, bukan sekadar menjalankan agama pada tataran lahiriah belaka. Tazkiyatun nafs, membersihkan jiwa, adalah langkah pertama menuju pemahaman yang hakiki. Agar hati kita tidak hanya mengikuti syariat, tetapi juga meresap dalam setiap tindakan dan perilaku yang penuh dengan kebaikan dan kasih sayang terhadap sesama," ujar dia.
Kemudian, kajian kedua adalah Tabligh Akbar yang diselenggarakan pada Minggu (23/3) di Masjid Raya Baiturrahman, Semarang. Kajian ini bertema Bersihkan Hati, Raih Berkah di Bulan Suci.
Pada kesempatan ini, cendekiawan Muslim Arif Royani, berbagi wawasan mengenai pentingnya penyucian hati dan meraih keberkahan selama bulan Ramadan.
"Ramadan adalah momentum yang penuh berkah, di mana setiap detiknya membawa kesempatan untuk menyucikan hati dan mempererat hubungan kita dengan Allah serta sesama. Selama beribadah, kita harus ingat bahwa mengonsumsi makanan dan minuman yang halal dan thayyib adalah kewajiban umat Muslim, yang bermanfaat bagi tubuh dan jiwa. Lebih dari itu, kita harus menjaga agar tidak terjerumus pada hal-hal yang bisa merusak dan mengurangi nilai ibadah kita. Marilah kita manfaatkan bulan yang suci ini dengan menjaga ketulusan niat, membersihkan jiwa, dan melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati. Semoga setiap amal yang kita lakukan di bulan ini dapat membawa berkah yang abadi bagi diri kita, keluarga, dan masyarakat sekitar," ujar dia.