Begal Brutal di Jeneponto Lukai Dua Tenaga Kesehatan, Polisi Ringkus Pelaku
Penangkapan tersebut dilakukan setelah pelaku diduga terlibat aksi pembegalan terhadap dua tenaga kesehatan Puskesmas Embo.
Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jeneponto berhasil menangkap seorang pelaku begal berinisial R (26) di Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Rabu (6/5).
Penangkapan tersebut dilakukan setelah pelaku diduga terlibat aksi pembegalan terhadap dua tenaga kesehatan Puskesmas Embo, yang mengakibatkan para korban mengalami luka serius hingga patah tulang kaki. Kepolisian kini masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kriminal lainnya.
Kepala Satreskrim Polres Jeneponto Ajun Komisaris Nurman Mantasa mengatakan pelaku beraksi melakukan begal terhadap korban saat berada di Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Nurman mengaku dua korban merupakan nakes Puskesmas Embo.
"Identitas dua korban merupakan nakes Puskesmas Embo yakni Nurmiati (37) dan Firda Putri Wahyuni (28)," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (7/5).
Korban Alami Luka Parah
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka parah. Bahkan, salah satu korban mengalami patah tulang kaki.
"Pelaku yang menyebabkan kedua korban mengalami patah kaki dan dagu robek," tuturnya.
Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) seorang diri. Ia juga mengaku telah dua kali melakukan aksi serupa.
"Pelaku mengakui menarik tas dan baju korban hingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka berat," tuturnya.
Uang Hasil Begal
Mantan Kepala Unit Reskrim Kepolisian Sektor Biringkanaya ini mengatakan uang hasil begal digunakan pelaku untuk memperbaiki motor dan kebutuhan sehari-hari. Nurman juga mengungkapkan R merupakan residivis kasus yang sama dan pernah di penjara di Lapas Maros.
"Pelaku disangkakan Pasal 479 ayat (2) huruf C jo Pasal 18 ayat (2). Ancaman hukuman penjara selama 12 tahun," ucapnya.