Cerita Pemuda di Bandung Korban Begal Saat Dikeroyok Warga Gegara Diteriaki Balik Pelaku Begal
Peristiwa bermula ketika korban dan kekasihnya hendak pulang usai kencan di wilayah Dago.
Rizky Ramadhan Anwari (28) menjadi korban begal pada Rabu (7/5) malam. Nahasnya, setelah dibegal, korban malah dituduh sebagai pelaku sehingga dikeroyok oleh warga di Jalan Babakan Ciparay.
Peristiwa bermula ketika korban dan kekasihnya hendak pulang usai kencan di wilayah Dago.
Kemudian, di Jalan Soekarno Hatta tepatnya dekat Terminal Leuwipanjang, dia didatangi oleh pelaku yang berjumlah tiga orang. Para pelaku memakai penutup wajah dan mengaku sebagai anggota polisi.
Korban kemudian diminta menyerahkan ponselnya untuk diperiksa tapi korban menolak. Hal itu membuat pelaku naik pitam dan menuduh korban menggunakan narkoba. Korban pun diminta oleh para pelaku untuk melakukan tes urine di wilayah Sukajadi.
"Saya harus ikut sama dia. Dibawa arah Polsek Sukajadi," kata dia saat ditemui pada Kamis (7/5).
Dikarenakan tak merasa memakai narkoba, korban lalu menuruti permintaan para pelaku. Motor korban dibawa oleh pelaku.
Setibanya di Jalan Babakan Ciparay, pelaku berhenti dengan alasan hendak buang air kecil dan meminta korban untuk turun dari motor.
Saat korban turun dari motornya, pelaku tiba-tiba berupaya kabur membawa motor korban. Korban pun mengejar para pelaku sambil berteriak meminta tolong tapi pelaku malah balik meneriaki korban sebagai begal.
"Malah berbalik saya yang dituduh begal," ucap dia.
Korban Dikeroyok Warga
Tanpa banyak basa-basi, warga yang berada di lokasi langung mengeroyok korban. Beruntung, ketika itu ada polisi dari Tim Prabu Polrestabes Bandung yang datang untuk melerai.
Para pelaku lalu diminta oleh korban untuk menunjukkan surat kendaraan tapi tak dapat menunjukannya.
"Kalau bener ini motor dia, kata saya 'Mana surat-surat motornya?'. Dia (pelaku) down, enggak bisa jawab," kata dia.
Setelah itu, para pelaku langsung ditangkap oleh polisi dan dibawa ke Polsek Babakan Ciparay untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Kini, korban sudah kembali ke rumahnya. Lukanya tak terlalu parah.
"Benjol-benjol (kepala). Terus sebelah tangan kiri dilindas pakai motor. Kena pukul sama tendang pokoknya," kata dia.
Adapun saat disinggung soal kemungkinan melaporkan warga yang mengeroyoknya di Jalan Babakan Ciparay, Rizky belum dapat memastikannya. Dia mengaku sudah lupa wajah-wajah warga yang mengeroyoknya.
Namun, Rizky masih menyimpan amarah karena warga di Jalan Babakan Ciparay tiba-tiba saja mengeroyok tanpa memberinya kesempatan untuk memberi penjelasan. Kini, dia masih akan fokus terlebih dahulu memproses hukum tiga pelaku yang membegalnya.
"Massa tersebut nggak bisa denger penjelasan atau alasan saya dulu gitu. Kesalnya itu sih," ungkap dia.
Sebelumnya diberitakan, total tiga terduga pelaku begal berinisial YNS, RSD, dan AR sudah ditangkap oleh polisi dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Babakan Ciparay.
Barang bukti motor yang diduga dibegal pun sudah disita. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka.