Arus Mudik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Jakarta Layani Puluhan Ribu Penumpang Jelang H-8
Jelang H-8 Lebaran 2026, PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat puluhan ribu penumpang telah meninggalkan ibu kota, menandai dimulainya peningkatan Arus Mudik Lebaran 2026. Bagaimana persiapannya?
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat lonjakan signifikan penumpang yang meninggalkan ibu kota menjelang H-8 Lebaran 2026. Sebanyak 45.382 orang memilih moda transportasi kereta api untuk pulang kampung pada Jumat, 13 Maret 2026. Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang jelas dibandingkan hari-hari sebelumnya, menandai dimulainya Arus Mudik Lebaran 2026.
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai bergerak untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Stasiun-stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir menjadi titik keberangkatan favorit bagi para pemudik. KAI Daop 1 Jakarta terus memantau pergerakan penumpang yang masif ini guna memastikan kelancaran operasional.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa tren kenaikan telah terlihat sejak dua hari sebelumnya, dengan 29.824 penumpang berangkat pada 11 Maret dan 40.178 penumpang pada 12 Maret. Persiapan matang telah dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan selama periode mudik ini. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Lonjakan Penumpang dan Stasiun Favorit Arus Mudik
Pada H-8 Lebaran 2026, tepatnya tanggal 13 Maret, PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 45.382 penumpang berangkat dari Jakarta, sementara 22.092 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Peningkatan volume penumpang ini menandai dimulainya Arus Mudik Lebaran 2026.
Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi, mencapai 18.657 orang yang berangkat, diikuti oleh Stasiun Gambir dengan 14.767 penumpang. Stasiun lainnya seperti Bekasi (4.914 penumpang), Cikarang (2.653 penumpang), Jatinegara (2.612 penumpang), Cikampek (968 penumpang), dan Karawang (811 penumpang) juga menunjukkan aktivitas keberangkatan yang tinggi.
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang pada hari yang sama, Stasiun Pasar Senen menerima 7.594 penumpang, Gambir 5.586 penumpang, Bekasi 4.043 penumpang, Jatinegara 2.901 penumpang, Cikarang 926 penumpang, Cikampek 575 penumpang, dan Karawang 467 penumpang. Secara kumulatif, dari tanggal 11 hingga 13 Maret 2026, total penumpang yang berangkat dari Daop 1 Jakarta mencapai 115.384 orang, dan yang tiba sebanyak 56.028 penumpang.
Ketersediaan Tiket dan Periode Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI menyediakan total 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Hingga saat ini, 681.067 tiket telah terjual atau dipesan, menunjukkan tingkat okupansi sementara sekitar 63 persen.
Periode dengan penjualan tiket tertinggi untuk Arus Mudik Lebaran 2026 terjadi pada 11–20 Maret 2026, yang dianggap sebagai masa mudik awal. Sebanyak 451.219 tiket telah terjual untuk periode ini, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk pulang lebih awal.
Beberapa tanggal favorit masyarakat untuk bepergian antara lain 18 Maret dengan 49.105 tiket terjual, 19 Maret sebanyak 48.465 tiket, 16 Maret dengan 47.703 tiket, dan 17 Maret sejumlah 47.556 tiket. Untuk mendukung program stimulus ekonomi pemerintah, KAI juga memberikan diskon tarif hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14-29 Maret 2026.
Persiapan Operasional KAI Daop 1 Jakarta
Secara nasional, KAI menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk untuk Angkutan Lebaran, dengan sekitar 329 ribu tempat duduk dialokasikan khusus untuk wilayah Daop 1 Jakarta. Dari jumlah tersebut, sekitar 67 ribu kursi masih tersedia bagi calon pemudik.
Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA jarak jauh reguler per hari. Selain itu, terdapat penambahan 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan KA Motor Gratis untuk memfasilitasi pemudik.
Franoto Wibowo menegaskan bahwa KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai persiapan komprehensif. Persiapan ini mencakup aspek operasional, keselamatan perjalanan kereta api, hingga peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Semua persiapan ini ditujukan untuk mendukung kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, memastikan perjalanan dapat berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.
Sumber: AntaraNews