KAI Daop 1 Jakarta: 480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual, Stimulus Tarif Menanti

Antusiasme mudik Lebaran 2026 sangat tinggi, terbukti dari 480 ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 yang telah terjual oleh KAI Daop 1 Jakarta. Simak rincian ketersediaan kursi dan stimulus tarif yang diberikan pemerintah untuk mudik Lebaran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Daop 1 Jakarta: 480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual, Stimulus Tarif Menanti
Antusiasme mudik Lebaran 2026 sangat tinggi, terbukti dari 480 ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 yang telah terjual oleh KAI Daop 1 Jakarta. Simak rincian ketersediaan kursi dan stimulus tarif yang diberikan pemerintah untuk mudik Lebaran. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melaporkan pencapaian signifikan dalam penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 480 ribu tiket telah berhasil terjual untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Antusiasme masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini sangat terlihat dari data tersebut.

Penjualan tiket ini mencakup keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, dua stasiun utama di wilayah Daop 1 Jakarta. Data ini menunjukkan persiapan awal yang matang dari para pemudik. Periode puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal-tanggal tertentu.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa ketersediaan tempat duduk masih ada, meskipun bersifat dinamis. Masyarakat diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket. Ini untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar dan nyaman.

Franoto Wibowo merinci ketersediaan tempat duduk untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Pada 11 Maret, tersedia 31.587 kursi, sementara 12 Maret ada 19.060 kursi. Tanggal 13 dan 14 Maret masing-masing memiliki 9.186 kursi.

Selanjutnya, 15 Maret tersedia 10.339 kursi, dan 16 Maret sebanyak 5.016 kursi. Untuk 17 Maret, ada 2.127 kursi, serta 18 Maret dengan 901 kursi. Ketersediaan ini menunjukkan variasi permintaan di setiap tanggal.

Pada 19 Maret, tersedia 1.926 kursi, dan 20 Maret sebanyak 2.086 kursi. Tanggal 21 Maret menunjukkan peningkatan signifikan dengan 12.772 kursi. KAI Daop 1 Jakarta terus memantau pergerakan penjualan tiket.

Untuk periode 22 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia lebih dari 20 ribu kursi per hari. Franoto menekankan bahwa data ketersediaan kursi bersifat dinamis. Perubahan dapat terjadi sewaktu-waktu karena pemesanan atau pembatalan tiket.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah mengambil langkah strategis. Sebanyak 16 perjalanan kereta api tambahan dioperasikan. Penambahan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

Dari 16 perjalanan tambahan tersebut, 10 perjalanan berasal dari Stasiun Gambir. Sementara itu, 6 perjalanan tambahan lainnya diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen. Penambahan ini berlaku untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan adanya penambahan ini, total perjalanan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 84 perjalanan per hari. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat mengurai kepadatan. Ini juga memastikan lebih banyak pemudik dapat terlayani dengan baik.

Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran dan keterjangkauan mudik Lebaran. Stimulus berupa potongan tarif sebesar 30 persen diberikan untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat.

Franoto menambahkan bahwa kebijakan potongan tarif ini diharapkan dapat membantu masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat memperoleh moda transportasi yang aman dan nyaman. Selain itu, transportasi juga diharapkan tepat waktu dan terjangkau selama masa Lebaran.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan beban biaya mudik. Dengan demikian, lebih banyak keluarga dapat merayakan Lebaran di kampung halaman. KAI Daop 1 Jakarta siap mendukung penuh implementasi kebijakan ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi