Penjualan Toko Suvenir Stasiun Gambir Melonjak Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Toko Suvenir Stasiun Gambir mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan miniatur kereta api dan cenderamata lainnya selama periode Angkutan Lebaran 2026, setelah sempat sepi di awal Ramadan.
Toko suvenir miniatur kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, mengalami lonjakan pembeli yang signifikan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Peningkatan ini terjadi mulai dari 11 Maret hingga 28 Maret 2026, bertepatan dengan puncak arus mudik dan balik Lebaran. Penjualan yang ramai ini menjadi angin segar setelah sebelumnya toko sempat sepi pembeli.
Iqbal, seorang penjaga toko suvenir, mengungkapkan bahwa pendapatan toko meningkat drastis saat Lebaran. Peningkatan penjualan ini kontras dengan kondisi selama awal Bulan Puasa yang mencatatkan pemasukan minim. Toko tersebut menawarkan beragam cenderamata bertema kereta api yang menarik perhatian para penumpang.
Ramainya pembeli ini turut melengkapi kelancaran operasional layanan kereta api di Stasiun Gambir. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, memastikan perjalanan kereta api berjalan baik dan aman. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara layanan transportasi dan sektor ekonomi pendukungnya.
Lonjakan Penjualan Setelah Periode Sepi
Iqbal menjelaskan bahwa toko suvenir ini mulai beroperasi sejak Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Desember 2025. Pada periode Nataru, toko berhasil mencatatkan keuntungan hingga Rp50 juta dalam dua pekan pertama pembukaan. Lokasinya yang strategis di sekitar Pintu Kedatangan Stasiun Gambir turut mendukung tingginya minat pembeli.
Namun, kondisi penjualan berubah drastis selama hari biasa dan awal Bulan Puasa. Iqbal mengakui bahwa toko bahkan tidak mencatatkan pemasukan sama sekali selama dua hingga tiga hari pada periode tersebut. Situasi ini menunjukkan fluktuasi minat pembeli yang sangat bergantung pada musim liburan dan pergerakan penumpang.
Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026, toko kembali menunjukkan performa positif. Penjualan meningkat sekitar Rp15-20 juta selama dua pekan terakhir masa Lebaran. Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan periode Nataru, Iqbal menegaskan bahwa peningkatan tersebut jauh lebih baik daripada hari-hari biasa.
Ragam Suvenir Kereta Api Pikat Pembeli
Toko suvenir di Stasiun Gambir menawarkan berbagai pilihan produk yang menarik bagi pecinta kereta api dan wisatawan. Koleksi yang tersedia meliputi miniatur kereta api berbagai jenis dan ukuran. Selain itu, ada juga gantungan kunci bergambar kereta api yang menjadi favorit banyak orang.
Produk lain yang tersedia termasuk gelas mug, tatakan gelas, kacamata, dan tas lipat dengan desain unik. Jam tangan dan kaos anak serta dewasa bergambar kereta api juga menjadi pilihan menarik. Keragaman produk ini memastikan setiap pengunjung dapat menemukan suvenir yang sesuai dengan selera dan anggaran mereka.
Dari sekian banyak pilihan, beberapa produk terbukti paling laris di pasaran. Gantungan kunci, tempelan magnet kulkas, gelas mug, dan tas lipat menjadi primadona pembeli. Harga suvenir bervariasi, mulai dari sekitar Rp30 ribu hingga Rp350 ribu, tergantung jenis dan detail produk yang dipilih.
Kelancaran Operasional KAI Dukung Mobilitas Lebaran
Di tengah ramainya aktivitas di Stasiun Gambir, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, memastikan operasional layanan kereta api berjalan optimal. Hingga Sabtu, 28 Maret 2026, seluruh perjalanan kereta api dilaporkan berjalan dengan baik, aman, dan terkendali. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Franoto Wibowo menekankan komitmen KAI Daop 1 Jakarta untuk menjaga tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api. Upaya ini bertujuan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan terpercaya bagi para penumpang. Kondisi operasional yang lancar berkontribusi pada kenyamanan penumpang yang melintas di Stasiun Gambir.
Secara kumulatif, data hingga 28 Maret pukul 09.00 WIB menunjukkan tingginya mobilitas penumpang selama Angkutan Lebaran 2026. KAI Daop 1 Jakarta telah melayani sebanyak 815.703 keberangkatan dan 622.517 kedatangan penumpang. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Sumber: AntaraNews