Arus Balik Lebaran Jakarta Dimulai, Puluhan Ribu Pemudik Tiba di Ibu Kota

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat puluhan ribu pemudik mulai memadati stasiun-stasiun di Ibu Kota pada H+1 Lebaran, menandai dimulainya Arus Balik Lebaran Jakarta. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Balik Lebaran Jakarta Dimulai, Puluhan Ribu Pemudik Tiba di Ibu Kota
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat puluhan ribu pemudik mulai memadati stasiun-stasiun di Ibu Kota pada H+1 Lebaran, menandai dimulainya Arus Balik Lebaran Jakarta. Simak detailnya! (AntaraNews)

Arus Balik Lebaran Jakarta telah dimulai pada H+1 Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minggu (22/3), dengan kedatangan ribuan pemudik dan perantau ke Ibu Kota. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun utama. Fenomena ini menjadi indikator awal dari gelombang kepulangan masyarakat setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa hingga pukul 09.00 WIB pada hari tersebut, sebanyak 41.663 orang telah tiba di Jakarta. Kedatangan ini tersebar melalui beberapa stasiun penting seperti Stasiun Pasarsenen, Stasiun Gambir, Stasiun Bekasi, Stasiun Cikampek, Stasiun Cikarang, Stasiun Jatinegara, dan Stasiun Karawang. Angka ini menunjukkan mobilitas tinggi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api untuk kembali beraktivitas di Jakarta.

Di sisi lain, pergerakan keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa juga masih terpantau ramai. Pada hari yang sama, tercatat sebanyak 41.754 penumpang yang berangkat, menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih melakukan perjalanan mudik atau berlibur. Data ini memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika pergerakan penumpang kereta api selama periode Lebaran.

Pada H+1 Lebaran, stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta menjadi pusat aktivitas Arus Balik Lebaran Jakarta. Data dari PT KAI Daop 1 Jakarta menunjukkan bahwa sebanyak 41.663 penumpang tiba di Ibu Kota pada Minggu (22/3) pagi. Stasiun Pasarsenen menjadi salah satu titik kedatangan utama dengan 15.994 penumpang yang tiba pada hari tersebut.

Tidak hanya kedatangan, volume keberangkatan penumpang dari Stasiun Pasarsenen juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat 19.604 penumpang berangkat dari Stasiun Pasarsenen pada Minggu (22/3), naik dari 18.814 penumpang pada hari sebelumnya. Sementara itu, Stasiun Gambir juga mencatat aktivitas yang padat dengan 14.174 penumpang berangkat dan 11.047 penumpang tiba pada hari yang sama.

Total kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh (KAJJ) yang disediakan oleh PT KAI adalah sebanyak 1.083.623 seat untuk periode Lebaran ini. Pada tanggal 22 Maret 2026, volume penumpang yang berangkat mencapai 45.841 orang. Angka-angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan kereta api untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran.

Secara kumulatif, total penumpang yang telah berangkat pada periode 11-22 Maret 2026 mencapai 579.083 orang. Sementara itu, jumlah tiket yang sudah dibeli dan dipesan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 adalah sebesar 790.692 tiket. Ini menunjukkan perencanaan perjalanan yang matang dari para pemudik untuk Arus Balik Lebaran Jakarta.

Rata-rata okupansi atau keterisian tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 adalah sebesar 73 persen. Meskipun demikian, PT KAI Daop 1 Jakarta masih menyediakan sisa tempat duduk. Sisa tempat duduk keseluruhan untuk periode 23 Maret hingga 1 April 2026 tercatat sebanyak 290.982 seat. Masyarakat yang belum mendapatkan tiket masih memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan.

Puncak okupansi dan penjualan tiket tertinggi untuk KAJJ terjadi pada momentum mudik atau pra-Lebaran, yaitu antara tanggal 11–20 Maret 2026. Pada periode tersebut, sebanyak 483.389 tiket telah terjual atau dipesan oleh masyarakat. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pemudik telah merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari sebelum puncak Arus Balik Lebaran Jakarta.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi