Arus Mudik Lebaran 2026 di Stasiun Pasar Senen Menurun Jelang Hari Raya
Volume pemudik di Stasiun Pasar Senen menunjukkan penurunan signifikan pada H-1 Lebaran 2026, menandakan puncak arus mudik telah terlewati. Simak detail Arus Mudik Lebaran 2026 selengkapnya.
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat penurunan volume keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen pada H-1 Lebaran 2026, Jumat (20/3). Penurunan ini terjadi setelah puncak arus mudik yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga Jumat pagi, tercatat sekitar 8.802 penumpang telah berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah, namun tidak akan melampaui puncak sebelumnya.
Penurunan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemudik telah berangkat lebih awal, dengan puncak tertinggi tercatat pada H-3 Lebaran (18/3) lalu yang menembus lebih dari 24.000 penumpang. PT KAI tetap menyiagakan pelayanan maksimal guna mengantisipasi kepadatan di menit-menit terakhir sebelum hari raya.
Penurunan Volume Pemudik H-1 Lebaran 2026
Volume keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan tren penurunan pada H-1 Lebaran 2026. Data terbaru pada Jumat (20/3) pagi mencatat 8.802 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun tersebut. Angka ini jauh di bawah capaian tertinggi pada H-3 Lebaran (18/3) lalu yang menembus lebih dari 24.000 penumpang dalam sehari.
Franoto Wibowo, Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, menjelaskan bahwa pada H-2 Lebaran, Stasiun Pasar Senen tercatat lebih dari 18.000 penumpang. Penurunan ini mengindikasikan bahwa puncak kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026 telah terlewati.
Meskipun demikian, total penumpang yang berangkat dari seluruh wilayah Daop 1 Jakarta pada hari Jumat diperkirakan mencapai lebih dari 50.000 orang. PT KAI Daop 1 Jakarta tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pemudik yang menggunakan transportasi kereta api.
Layanan Tambahan dan Destinasi Favorit Arus Mudik Lebaran 2026
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di menit-menit terakhir dan memastikan kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan layanan tambahan. Khusus untuk Stasiun Pasar Senen, tersedia tujuh perjalanan kereta api tambahan serta empat perjalanan KA Motor Gratis.
Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA jarak jauh reguler per hari, ditambah 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, tujuh KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta empat perjalanan KA Motor Gratis. Hal ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menghadapi tingginya permintaan selama musim mudik.
Destinasi favorit pemudik dari Stasiun Pasar Senen masih didominasi kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tujuan populer meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, hingga Jember, menunjukkan pola perjalanan mudik yang konsisten setiap tahunnya.
Kapasitas Kursi dan Tingkat Okupansi Tiket Kereta Api
PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan total kapasitas tempat duduk kereta api sebanyak 1.083.623 kursi untuk periode mudik Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 756.929 tiket telah terjual untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Franoto Wibowo menambahkan bahwa rata-rata okupansi atau keterisian tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 70 persen. Angka ini menunjukkan tingkat pemanfaatan yang tinggi terhadap layanan kereta api selama musim Arus Mudik Lebaran 2026.
Meski volume penumpang di Stasiun Pasar Senen mulai melandai, PT KAI Daop 1 Jakarta tetap menyiagakan pelayanan maksimal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan yang mungkin terjadi di menit-menit terakhir sebelum hari raya, memastikan semua pemudik dapat terlayani dengan baik.
Sumber: AntaraNews