Antusiasme Tinggi! Mudik Gratis DKI Diikuti 30.774 Warga, Berangkat 17 Maret 2026
Peserta program mudik gratis tahun ini bertambah dari 26.000 menjadi 30.774 pemudik.
Kuota mudik gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diserbu warga yang ingin menghabiskan Lebaran di kampung halaman. Peserta program mudik gratis tahun ini bertambah dari 26.000 menjadi 30.774 pemudik.
"Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati, kita setujui, jumlahnya menjadi 30.774 pemudik," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3).
Dia mengatakan jumlah peserta mudik meningkat setelah proses verifikasi pendaftar selesai dilakukan. Pemberangkatan dijadwalkan dimulai pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
"Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik yang difasilitasi oleh Pemerintah DKI Jakarta akan dimulai diadakan pada tanggal 17 Maret di Monas," kata Pramono.
Mudik Gratis
Seiring bertambahnya jumlah peserta mudik gratis, Pemprov DKI juga menambah armada bus untuk program tersebut. Jumlah bus meningkat dari 667 unit menjadi 709 unit.
"Ada penambahan bus, sekarang menjadi 709 bus dari 667 yang sebelumnya. Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan seluruh peserta yang akan diberangkatkan telah melalui proses verifikasi. Ia memastikan tidak akan ada lagi penambahan peserta karena kuota telah terpenuhi.
"Untuk mudik, sebagaimana disampaikan Pak Gubernur, bahwa dari 26.282 pendaftar, itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus," ujar Syafrin.
Terverifikasi
Menurut Syafrin, hanya peserta yang sudah terverifikasi yang akan diberangkatkan dalam program mudik gratis tersebut.
"Oleh sebab itu, yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi," kata Syafrin.