16 Unit Vila Terbakar di Vila Ulaman Bali, Total Kerugian Belum Bisa Diperkirakan
Kronologisnya, pada Jumat (15/8) sekitar pukul 09.15 WITA, api diduga berasal dari vila nomor 11 dan awalnya tenaga proyek Vila Ulaman melihat asap di bawah.
Peristiwa kebakaran terjadi di kompleks Vila Ulaman, yang berlokasi di Banjar Dukuh, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Jumat (15/8).
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.15 WITA. "(Dalam peristiwa ini), nihil korban jiwa, total 16 (unit) vila terbakar. Kerugian materiil belum bisa diperkirakan," kata Kompol Sukadana, Jumat (15/5) malam.
Kronologisnya, pada Jumat (15/8) sekitar pukul 09.15 WITA, api diduga berasal dari vila nomor 11 dan awalnya tenaga proyek Vila Ulaman melihat asap di bawah tembok vila nomor 11.
Kemudian, api dengan sangat cepat membesar dan saksi di TKP berinisiatif mematikan listrik dan mengevakuasi orang-orang yang berada di Vila Ulaman dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan tabung Alat Pemadam Api Ringan (Apar).
Api Tak Kunjung Padam
Namun, sebanyak 11 tabung apar telah dipergunakan tetapi api tidak dapat dipadamkan. Malah, api sangat cepat membesar karena angin yang bertiup kencang dan bahan bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
"Berselang 30 menit sekitar pukul 09.45 WITA, mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebanyak tiga unit tiba di lokasi. Dari Damkar Badung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WITA," imbuhnya.
Kemudian, api berhasil dipadamkan setelah petugas damkar berjibaku melalukan pemadaman. Sementara, dari keterangan saksi bernama Sukiman saat itu saksi mulai kerja di vila nomer 11 di lantai satu untuk memasang bedeg atau anyaman bambu bersama saksi bernama Yanto.
Keterangan Saksi
Keterangan saksi, sekitar pukul 10.00 WITA saksi Yanto berteriak bahwa ada percikan api. Lalu, saksi Sukiman menoleh ke kanan dan melihat api-nya sudah besar dan saksi melihat di sana ada kabel. Kemudian saksi Yanto bilang sumber api dari percikan kabel. Lalu, saksi Sukiman mengabarkan kepada para pekerja di bawah ada api di tempat saksi bekerja dan apinya menyebar karena angin yang kencang.
Sementara, dari keterangan saksi bernama Suyanto, saat itu sekitar pukul 08.30 WITA di vila nomer 11 sedang mengelem bedeg di lantai satu dan setelah itu lem-nya habis dan saksi mengambil lem di kamar mandi yang belum jadi. Selanjutnya, setelah saksi keluar melihat percikan api di atas lantai dua.
Kemudian, saksi melihat ada kabel yang di jepit bambu dan melihat api yang langsung menyambar. Lalu, saksi bersama teman-temanya langsung mengambil air untuk memadamkan api tersebut.
"Diperkirakan api berasal dari percikan listrik dari kabel pada lantai 1 vila nomer 11," ujar Kompol Sukadana.