Sering Diabaikan, Ini Alasan Medis Mengapa Anda Harus Istirahat Setelah 4 Jam Berkendara
Mudik Lebaran sering kali membuat perjalanan terasa melelahkan, terutama karena kondisi lalu lintas yang tidak dapat diprediksi.
Melakukan perjalanan mudik saat Lebaran memerlukan persiapan yang sangat teliti. Hal ini disebabkan oleh kondisi lalu lintas yang cenderung padat, serta jarak yang harus ditempuh cukup jauh, yang memerlukan strategi pengemudi agar perjalanan berjalan lancar.
Perjalanan mudik atau balik dari kampung halaman, terutama dengan situasi lalu lintas yang tidak menentu, bisa menjadi pengalaman yang sangat melelahkan.
Pengemudi harus tetap fokus selama berjam-jam untuk memperhatikan jalan dan kendaraan lain agar terhindar dari kecelakaan.
Menurut Rifat Sungkar, seorang pereli nasional dan brand ambasador Mitsubishi, berkendara tanpa henti sebaiknya tidak lebih dari tiga jam.
"Kalau berkendara terus dan tidak berhenti, sebaiknya maksimal tiga jam. Tapi kalau berhenti alias dalam kondisi macet bisa sampai empat jam," jelas Rifat.
Ia juga mengingatkan agar saat melakukan perjalanan mudik atau balik Lebaran, pengemudi tidak hanya fokus pada kecepatan sampai tujuan.
"Itu salah (berpikir cepat sampai), kita harus berpikir selamat, bukan cepat sampai. Sepanjang perjalanan mudik Lebaran 2025 harus enjoy," ucap Rifat.
Kadar oksigen dan air
Saat melakukan perjalanan mudik atau balik Lebaran, penting untuk menjaga konsentrasi saat berkendara.
Dua hal yang menjadi kunci utama adalah kadar oksigen dan asupan air. Jika kedua elemen tersebut berada pada level 80 persen, maka konsentrasi pengemudi akan sangat baik.
Oleh karena itu, pengemudi disarankan untuk memperhatikan kedua faktor tersebut agar tetap fokus di jalan.
"Triknya, saat mengemudi siang hari diusahakan tidur saat istirahat. Tidak usah lama-lama, cukup setengah jam sampai satu jam untuk restart body," pungkasnya.
Dengan melakukan istirahat singkat, tubuh akan mendapatkan kembali energi dan kesegaran yang diperlukan untuk melanjutkan perjalanan dengan aman.
Pastikan untuk tidak mengabaikan kebutuhan tubuh selama perjalanan agar dapat menghindari kelelahan yang dapat berakibat fatal.