Ketahui Lima Tips Aman dan Menyenangkan Mudik Lebaran
Masyarakat diharapkan dapat menjalankan mudik dengan penuh kesadaran akan pentingnya keselamatan.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat mengedukasi masyarakat dengan membagikan lima tips penting demi menjamin perjalanan mudik yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi seluruh keluarga saat mudik lebaran.
"Langkah preventif ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat saat arus mudik," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar Komisaris Besar Polisi Nurhadi Ismanto, di Mamuju, Selasa (3/3), demikian dikutip Antara.
Kelima tips aman mudik lebaran itu, yakni pertama, masyarakat diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
"Pemeriksaan menyeluruh terhadap ban, rem, mesin, sistem kelistrikan, serta cairan kendaraan menjadi hal krusial guna menghindari kerusakan mendadak di tengah perjalanan," kata Nurhadi.
Tips Mudik Lebaran
Kedua, kesiapan fisik pengemudi juga menjadi perhatian penting.
Pengendara diminta untuk beristirahat cukup sebelum berkendara, mengkonsumsi makanan bergizi, serta tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh tidak fit demi menjaga konsentrasi penuh di jalan raya.
Ketiga, kelengkapan administrasi diri dan kendaraan wajib dipastikan sebelum berangkat.
"Dokumen seperti KTP, SIM yang masih berlaku, STNK, hingga kartu berobat harus dibawa sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat," kata dia.
Keempat, Ditlantas menekankan pentingnya mematuhi seluruh aturan berlalu lintas.
"Menghormati rambu, menaati batas kecepatan, serta disiplin dalam berkendara menjadi kunci utama mencegah kecelakaan," kata Nurhadi.
Kelima, pengendara diingatkan agar tidak mengabaikan rasa lelah dan kantuk. Pemudik diminta memanfaatkan Pos Mudik Lebaran yang disediakan Polri di sepanjang jalur utama.
Mengemudi dalam kondisi mengantuk dinilai sangat berisiko dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Strategi Polisi Tekan Kecelakaan
Nurhadi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal demi menjaga keselamatan masyarakat selama Ramadan dan arus mudik berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat bekerja sama dalam mewujudkan budaya selamat berkendara. Mulailah dari diri sendiri dengan selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, serta menerapkan perilaku aman di jalan raya setiap hari," ujar Nurhadi.
Dia berharap, melalui pendekatan edukasi digital dan pengawasan langsung di lapangan, masyarakat dapat menjalankan mudik dengan penuh kesadaran akan pentingnya keselamatan.
"Dengan persiapan matang dan kepatuhan terhadap aturan, perjalanan pulang kampung bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momen kebahagiaan keluarga yang berlangsung aman hingga tiba di tujuan," kata Nurhadi.