E-Commerce Mobil Bekas Ini Gandeng Google Cloud dan Searce Perkuat Infrastruktur Cloud Berbasis AI
Kerja sama ini akan memanfaatkan layanan Google Cloud untuk infrastruktur modern, keamanan siber, analisis data, serta kecerdasan buatan generatif (gen AI).
Carsome, yang merupakan platform e-commerce untuk mobil bekas, telah menjalin kerjasama dengan Google Cloud dan Searce untuk memperkuat infrastruktur cloud yang berbasis data serta kecerdasan buatan (AI). Kerja sama ini bertujuan untuk memanfaatkan layanan Google Cloud dalam hal infrastruktur modern, keamanan siber, analisis data, dan kecerdasan buatan generatif (gen AI), sehingga dapat meningkatkan pengalaman jual beli serta kepemilikan mobil bagi konsumen dan dealer mobil bekas.
Kjetil Rohde Jakobsen, Group Chief Technology Officer Carsome Group, menyatakan bahwa sejak tahun 2015, perusahaan telah melakukan digitalisasi pada industri mobil bekas dengan memanfaatkan teknologi canggih. Ia menambahkan, "Beralih dari sistem multicloud ke Google Cloud tidak hanya membantu kami menghemat biaya berkat infrastruktur yang lebih efisien, tetapi juga memberi akses ke teknologi canggih yang aman, termasuk analisis data dan AI," ungkap Kjetil dalam keterangan resminya pada Selasa (8/4/2025).
Dengan beralih ke infrastruktur cloud yang modern, Carsome akan mampu mengembangkan serta meluncurkan layanan baru atau memperbarui layanan yang ada dengan lebih cepat dan dalam skala yang lebih besar. Layanan ini akan tersedia melalui aplikasi digital Carsome, termasuk aplikasi konsumen Carsome, Carsome CARagent, Carsome CARdealer, serta fasilitas perbaikan, pusat inspeksi, dan experience center. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pembeli, penjual, dan dealer mobil bekas.
Untuk meningkatkan keamanan, memenuhi regulasi yang ada, dan memperkuat kepercayaan pelanggan, Carsome memanfaatkan fitur kontrol akses data yang terintegrasi serta Security Command Center dari Google Cloud.
Penghematan biaya cloud dapat mencapai 30%
Yash Thakker, yang menjabat sebagai Director Solutions Consulting Searce untuk wilayah Asia Pasifik, menyatakan bahwa transformasi digital ini berpotensi mengurangi biaya cloud hingga 30%. "Penghematan ini kemudian bisa dialokasikan untuk inovasi strategis lain yang mendukung pertumbuhan bisnis, seperti pengembangan agen AI percakapan (conversational AI agents) generasi terbaru yang dapat menangani pertanyaan pelanggan secara otomatis dan efektif," katanya. Dengan demikian, Yash menambahkan bahwa tim layanan pelanggan Carsome akan lebih mampu fokus pada penyelesaian masalah yang lebih rumit. "Berkat tim ahli bersertifikasi, Searce siap mendukung migrasi infrastruktur perusahaan ke Google Cloud serta penerapan teknologi AI canggih dari Google Cloud," tuturnya.
Perluas jangkauan operasional bisnis
Sementara itu, Serene Sia, yang menjabat sebagai Country Director Google Cloud untuk Malaysia dan Singapura, menjelaskan bahwa dengan memanfaatkan infrastruktur Google Cloud yang sepenuhnya dikelola, Carsome dapat dengan mudah memperluas operasional bisnisnya. Hal ini mencakup peningkatan penetrasi di pasar yang sudah ada, pengembangan inventaris kendaraan bekas, serta efisiensi dalam proses pemindahan kendaraan antara pusat inspeksi, fasilitas perbaikan, dan pelanggan.
Serene menambahkan, "Bersama dengan Searce, kami berharap dapat menyelesaikan konsolidasi cloud Carsome dan memajukan roadmap inovasinya, mencakup pemanfaatan AI generatif dan agentic AI untuk menciptakan pengalaman transaksi dan kepemilikan mobil yang lebih personal dan lancar." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Google Cloud dalam mendukung Carsome untuk mencapai tujuan bisnisnya melalui teknologi yang inovatif.
Infografis mengenai Mobil Kepresidenan