Viral Pemotor Trail Terobos Ladang Jagung Petani di Brebes, Komunitas Trabas Gratis Angkat Bicara
Tindakan peserta trail yang viral tersebut dinilai arogan.
Viral video di media sosial (medsos) memperlihatkan seorang pengendara menggunakan motor trail menerobos ladang jagung tanpa izin dan membuka jalur sendiri, yang memicu kemarahan petani di Kabupaten Brebes.
Dalam unggahan Instagram akun @fakta.jakarta, terlihat jelas petani marah kepada pengendara karena tindakannya dianggap arogan dan dampaknya menyebabkan kerusakan pada tanaman jagung yang telah dirawat dengan susah payah.
Menanggapi hal itu, Komunitas Trabas, GRATiS (Gaspol Remjos Adventure Trail Semarang), Ajipasa Lukadinata menyatakan bila ada peristiwa seperti itu, biasanya panitia harus terlibat menjembatani supaya tidak ada yang dirugikan. Bila dilihat dari frame video itu, pengendara dinilai salah bila menerobos jalur ladang milik warga.
"Pentingnya koordinasi antara panitia dan peserta untuk lakukan mediasi dan ganti rugi akan apa yang sudah terjadi, tidak hanya mengambil keuntungan semata," kata Ajipasa Lukadinata, Minggu (8/6).
Menurutnya, insiden ini terjadi berkaitan dengan karakter peserta trail.
"Ada yang sabar, ada yang tidak sabar atau bahkan terkesan mencari jalan sendiri, namun tidak sadar bahwa justru merugikan orang lain, kadang tidak mereka sadari," ungkapnya.
Menurutnya jika peserta memiliki kesadaran, hal ini tidak akan terjadi. Karena jalur boleh yang dilewati sudah ditetapkan.
"Biasanya sudah tergaris jelas dan di lapangannya pun kita bisa lihat perbedaanya," jelasnya.
Dia menambahkan, hal ini bisa terjadi karena panitia tidak mengantisipasi jumlah peserta, sehingga jalur yang dibuat tidak bisa mengakomodir membludaknya peserta, hingga terjadi antrian, yang berakibat tidak sabarnya para rider atau peserta.
"Harusnya panitia benar benar mengantisipasi jalur yang dilalui, dan menggunakan marshal atau petugas untuk memantau jalur - jalur rawan antrean, sehingga bisa mengantisipasi kejadian seperti itu," pungkasnya.