Anggota SAR Parangtritis Bagi Pengalaman Saat Bertugas, Banyak Cerita Menegangkan
Walaupun ombaknya kecil, namun di daerah itu arus balik ke pantainya cukup kencang.
Walaupun ombaknya kecil, namun di daerah itu arus balik ke pantainya cukup kencang.
Anggota SAR Parangtritis Bagi Pengalaman Saat Bertugas, Banyak Cerita Menegangkan
Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Namun di saat yang bersamaan, sering terjadi kecelakaan laut yang menimpa wisatawan. Banyak dari mereka yang terseret ombak dan hal ini sudah sering terjadi.
Arif Nugraha, Koordinator Satlinmas Rescue Pantai Parangtritis, berbagi pengalaman saat bertugas menjaga kawasan tempat wisata itu. Lalu seperti apa kisahnya?
“Sebenarnya di pantai selatan semuanya sama saja. Tapi untuk di Pantai Parangtritis karena mayoritas korban yang terseret ombak itu mereka berada di daerah palung atau lebeng. Tahunya wisatawan, daerah lebeng itu adalah yang aman untuk main air, padahal itu daerah yang paling berbahaya,”
ungkapnya dikutip dari kanal YouTube Bantul TV.
Arif mengatakan, walaupun ombaknya kecil, namun di daerah itu arus balik ke pantainya cukup kencang. Hal inilah kenapa banyak wisatawan yang tertarik ke ombak di daerah ini.
Menangani Korban Laka Laut
Arif mengatakan, salah satu pengalamannya paling berkesan saat bertugas di Pantai Parangtritis adalah saat menangani korban laka laut di tahun 2014.
Saat itu ada tujuh korban terseret ombak di mana tiga di antaranya meninggal dunia. Ia bersama tim melakukan penyelamatan dari pukul satu siang hingga pukul empat sore.
“Saat korban itu tenggelam kondisi airnya masih landai, jadi nggak terlalu besar. Begitu masuk ke tengah, ombaknya berubah. Jadi teman-teman hanya memutar. Dua korban meninggal sudah menepi tapi kami masih berada di tengah,” kata Arif.
Mitos Soal Larangan Pakai Baju Hijau
Bagi Arif, pantangan tidak boleh memakai baju hijau saat ke Pantai Parangtritis baginya hanya mitos. Baginya, itu tinggal bagaimana kepercayaan masing-masing.
“Seragam kami sendiri ada yang hijau. Dan Alhamdulillah sampai sekarang nggak ada apa-apa,” ujarnya.