Sejoli Tega Buang Bayi Laki-Laki Usia 5 Hari di Jaktim Ditangkap!
Bayi tak berdosa itu mereka letakkan di depan rumah warga di Jalan Jatinegara Kaum 1, Pulogadung.
Viral di media sosial yang memperlihatkan sejoli membuang bayi di depan rumah warga di kawasan Jalan Jatinegara Kaum 1, Pulogadung, Jakarta Timur.
Kejadian ini terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang diunggah akun @warungjurnalis.
Dalam video tersebut, terlihat keduanya memakai pakaian berwarna hitam. Saat itu, bayi malang itu digendong pria menggunakan helm.
Sedangkan perempuan membawa tas yang diduga berisi peralatan bayi.
"Sebut saja X, bayi berjenis kelamin laki-laki ini tega dibuang orang tua kandungnya dan ditaruh di depan rumah kontrakan warga," tulis akun tersebut seperti dikutip merdeka.com dalam postinganya pada Selasa (6/5).
Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan perihal kejadian tersebut. Sejoli tersebut saat ini sudah diamankan jajarannya.
"Sudah ditangkap pelakunya," kata Nicolas.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025 sekitar pukul 03.28 WIB. Awalnya, dua saksi mendengar adanya suara ketukan di rumahnya.
Tak lama berselang, disusul suara tangisan bayi di depan rumahnya. Namun, pemiliki rumah tidak berani untuk mengecek sumber suara tangis itu.
"Selanjutnya saksi satu memberitahukan ke saksi tiga kalau ada suara tangisan bayi di depan rumahnya. Setelah saksi tiga berada di depan rumah saksi satu dan dua, saksi tiga memberitahukan ke saksi satu kalau benar di depan rumah ada bayi," jelasnya.
Kemudian, warga sekitar memberikan pertolongan terhadap bayi laki-laki tersebut dengan cara membersihkan badan bayi dan memberikan susu.
Tak hanya itu saja, warga juga langsung menghubungi bidan untuk mengecek kondisi bayi tersebut.
"Setelah dicek oleh bidan setempat ada tanda bekas suntikan di lengan tangan kanan dan ada bekas cap di kedua telapak kakinya dan diperkirakan usia bayi berumur sekitar lima hari, karena tali pusar sudah mengering," pungkasnya.
Pagi harinya, saksi melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian serta menyerahkan bayi ke Puskesmas Pulogadung untuk dilakukan perawatan. Saat ini, pihak kepolisian sendiri masih menyelidiki kasus tersebut.