Sorot
{{caption}}
Argentina vs Austria: Lionel Messi Jujur Sangat Senang

{{caption}}
Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima

{{caption}}
Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik

{{caption}}
Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba

{{caption}}
Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya

{{caption}}
Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita

Topik Terkait
{{caption}}
BMKG Ungkap Penyebab Suhu Lebih Dingin di Bandung Raya

Ia menyebut fenomena suhu dingin ini secara empiris akan berlangsung hingga Agustus 2024.

{{caption}}
Warga Bali Harap Bersabar, Cuaca Dingin Diprediksi Berlangsung hingga Agustus

Suhu udara dingin mulai terasa di sejumlah wilayah Bali saat malam hingga pagi hari dalam beberapa hari terakhir.

{{caption}}
BMKG Jelaskan Fenomena Cuaca Dingin NTB yang Menyengat

Cuaca dingin NTB terasa lebih menyengat sejak malam hingga dini hari, dengan suhu minimum mencapai 17,5 derajat Celcius. BMKG menjelaskan penyebab fenomena ini dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh.

{{caption}}
Suhu di Bali Terasa Lebih Dingin, Begini Penjelasan BMKG

Penjelasan BMKG soal fenomena suhu di Bali lebih dingin

{{caption}}
Monsun Australia Bikin Suhu Dingin Menyengat di NTB, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena Monsun Australia menyebabkan suhu dingin ekstrem di NTB saat malam hingga pagi hari. BMKG mengungkap penyebab dan dampaknya, membuat pembaca penasaran.

{{caption}}
Cuaca Panas Ekstrem Melanda RI, BMKG Beberkan Penyebabnya

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyebut kondisi ini terjadi akibat gerak semu matahari.

{{caption}}
Kenapa Suhu Udara Sekarang Dingin? Ini Fenomena yang Menyebabkannya

Suhu udara yang terasa lebih dingin saat ini disebabkan oleh fenomena Angin Monsun Australia, yang bertiup dari Australia dan melintasi wilayah Indonesia.

{{caption}}
BMKG Ungkap Penyebab Sebagian Besar Wilayah di Pulau Jawa Dilanda Suhu Dingin

Sebagian besar wilayah di Pulau Jawa sedang dilanda suhu dingin.

{{caption}}
Jatim Dilanda Bediding hingga Agustus, Siapkan Baju Hangat agar Tak Kedinginan

Jatim dilanda fenomena bediding hingga Agustus. Siapkan pakaian hangat agar tak kedinginan.

{{caption}}
Indonesia Berpotensi Diterjang Panas Ekstrem? Ini Penjelasan dan Imbauan BMKG

Beberapa negara di Asia seperti Thailand dan Filipina mengalami suhu panas ekstrem

{{caption}}
Daftar Wilayah Indonesia Dilanda Cuaca Panas di Atas 35 Derajat Menurut BMKG

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu maksimum di atas 35°C terpantau meluas hampir di seluruh wilayah Tanah Air.

{{caption}}
Fenomena Bediding Bikin Bali Lebih Dingin dari Biasanya Saat Kemarau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena bediding membuat suhu udara di Bali akan turun dari suhu maksimumnya dan secara umum hingga 28-30 derajat celsius.

{{caption}}
Sido Muncul Gandeng IDI dan RS UKRIDA Beri Pemahaman Soal Jamu Guna Wujudkan Kesehatan yang Holistik di Era Modern

Pemanfaatan obat bahan alam bisa lebih berkembang optimal apabila melibatkan para dokter yang memiliki keahlian dan pemahaman dalam mengobati pasien.

{{caption}}
Penampakan Tenda Tempat Menginap Kabinet Merah Putih di Magelang, Mewah

Tenda itu dilengkapi sejumlah fasilitas mewah seperti tempat tidur berukuran jumbo serta air conditioner

{{caption}}
Beragam Cara Warga Kota Solo Sambut Kepulangan Jokowi, Beri Karangan Bunga hingga Gelar Pertunjukan Reog

Masyarakat Kota Solo tumpah ruah ke jalan-jalan untuk menyambut kepulangan Jokowi.

{{caption}}
Sosok Setyo Wahono Calon Bupati Bojonegoro yang Hobi Blusukan, Adik Menteri Sekretaris Negara

Setyo Wahono merupakan adik dari Mensesneg Pratikno

{{caption}}
Berada di Lokasi Strategis, Begini Penampakan Terbaru Pembangunan Rumah Pensiun Jokowi

Lokasi lahan tempat dibangunnya rumah itu merupakan pilihan sendiri dari Presiden Jokowi. Tempatnya strategis karena berada di pinggir jalan raya

{{caption}}
Jelang Pelantikan Presiden Terpilih, Ini Saran Pakar UGM Terhadap Program Kerja Pemerintahan Baru

Bagi pakar ekonomi UGM, Akhmad Akbar Susanto, pergantian kepemimpinan ini seharusnya bisa dijadikan momen untuk memperbaiki ketahanan ekonomi.