Sorot
{{caption}}
Kepala Bakom Qodari: MBG Tak Bisa Dihentikan, Kontrak Politik Prabowo

{{caption}}
Modus Baru Peredaran Narkoba, Pakai Stiker Iklan ‘Sedot WC’

{{caption}}
Polri Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp 184,1 Triliun

{{caption}}
Bansos Digital Mulai Oktober 2026, Luhut Undang Prabowo Cek Kesiapan

{{caption}}
Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah dengan Tulisan Arab, Latin, Arti, Pahami Hukum & Hikmahnya

{{caption}}
Update Gempa Sulteng: 841 Rumah Rusak, Diguncang 466 Gempa Susulan

Topik Terkait
{{caption}}
Mengenal Bakteri Wolbachia, Solusi untuk Lumpuhkan Nyamuk Demam Berdarah

Penggunaan bakteri Wolbachia adalah upaya untuk mengurangi kasus demam berdarah. Dengan cara alami ini, nyamuk akan sulit untuk berkembang biak.

{{caption}}
Membedah Cara Kerja Nyamuk Wolbachia Lumpuhkan DBD

Nyamuk wolbachia sudah diuji coba di sembilan negara.

{{caption}}
Peneliti Blak-blakan soal Nyamuk Wolbachia Hasil Rekayasa Genetik

Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Adi Utarini atau akrab disapa Uut buka-bukaan terkait nyamuk wolbachia.

{{caption}}
Kemenkes: Wolbachia Bisa Bikin Nyamuk Penyebab DBD Mandul

Penggunaan nyamuk wolbachia diklaim lebih efektif dibandingkan dengan penanganan DBD melalui pengasapan.

{{caption}}
Balai Besar Penelitian Salatiga Produksi 2 Juta Telur Nyamuk Wobachia Tiap Pekan, Jika Berkembangbiak 60% Disetop

Khusus nyamuk dari Salatiga, disebar atau diuji coba di Bandung dan Bontang.

{{caption}}
Mulai Disebar ke Alam, Ini Fakta-Fakta Nyamuk Wolbachia yang Bisa Bikin Aedes Aegypti Mandul

Nyamuk mengandung bakteri wolbachia mulai disebar ke lima kota di Indonesia.

{{caption}}
Peneliti Ungkap Dampak Gigitan Nyamuk Wolbachia

Peneliti menegaskan, nyamuk wolbachia tidak berubah menjadi bionik atau transgenik.

{{caption}}
Pemprov Kaltim Atasi DBD dengan Penyebaran Nyamuk Wolbachia

Melalui serangkaian penelitian ini diharapkan nyamuk Aedes aegypti terinfeksi dengan Wolbachia

{{caption}}
Kontroversi Nyamuk Wolbachia 'Bill Gates', Benarkah Mampu Mengurangi Penyebaran Demam Berdarah?

Efektivitas pemanfaatan teknologi wolbachia untuk menurunkan kejadian demam berdarah juga sudah dibuktikan di 13 negara.

{{caption}}
Kemenkes: Nyamuk Wolbachia Tak Timbulkan Penyakit Baru

Menurut Nadia, hasil penelitian menunjukkan bakteri wolbachia tidak menginfeksi manusia atau vertebrata lain.

{{caption}}
Peneliti UGM Bantah Nyamuk Wolbachia Jadi Senjata Pembunuh Manusia

Nyamuk wolbachia diyakini bisa menekankan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

{{caption}}
Kemenkes: Nyamuk Wolbachia Efektif Cegah DBD

Kemenkes mengatakan Wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti.

{{caption}}
Trivia: 60% Nyamuk Lokal Srengseng Kini Ber-Wolbachia, Tekan Risiko DBD di Jakarta Barat

Program Wolbachia di Srengseng, Jakarta Barat, berhasil membuat 60% nyamuk lokal mengandung Wolbachia, secara signifikan menekan risiko DBD. Simak dampaknya!

{{caption}}
Antisipasi DBD, 1.400 Ember Isi Telur Nyamuk Ber-Wolbachia Disebar di Jakarta Barat Pekan Depan

Setiap dua minggu sekali perkembangbiakan dari telur nyamuk bakal dilihat dan dievaluasi

{{caption}}
Khawatir Efek Negatif, Dharma-Kun Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Rencana Penyebaran Nyamuk Wolbachia

Penyebaran nyamuk ber-wolbachia dikhawatirkan bisa memberikan efek negatif.

{{caption}}
Apakah Nyamuk Wolbachia Menularkan Bakteri ke Manusia? Ini Penjelasan Dinkes DKI

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap menempatkan sebanyak 1.400 ember berisi telur-telur nyamuk aedes aegypti mengandung bakteri wolbachia.

{{caption}}
Tekan DBD, Kemenkes Target Penyebaran Nyamuk Wolbachia di 230 Kabupaten dan Kota Dalam Lima Tahun

Uji coba ini sebagai upaya mengurangi penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

{{caption}}
Pelepasan Nyamuk Wolbachia di Badung Diperluas, Terungkap Ini Alasannya

erluasan uji coba pengendalian Dengue di wilayah tersebut telah melalui penetapan nota kesepakatan antara Kemenkes dan Pemkot Bandung pada 18 Maret 2024.

{{caption}}
Nyamuk Wolbachia akan Disebar Secara Nasional jika Sukses Tekan DBD di Lima Kota

Lima kota yang dimaksud adalah Kupang, Semarang, Bontang, Bandung dan Jakarta Barat.

{{caption}}
Mengenal Sosok Profesor Indonesia yang Kerja Bareng Bill Gates Ciptakan Nyamuk Wolbachia

Sejak 2013, dia sudah bergelut dengan penelitian tentang nyamuk bersama World Mosquito Program Yogyakarta.