Lebih Awet Mana, Hubungan yang Dimulai dari Aplikasi Kencan atau dari Pertemuan Langsung?
Penelitian coba temukan bagaimana cara bertemu pasangan yang lebih bertahan lama antara di dating apps atau bertemu langsung.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Social Sciences menunjukkan bahwa individu yang menemukan pasangan melalui aplikasi kencan dapat memiliki hubungan yang sama kuatnya dengan mereka yang bertemu secara langsung. Peneliti melakukan survei terhadap 233 mahasiswa mengenai pengalaman hubungan mereka untuk menilai apakah cara bertemu pasangan mempengaruhi kualitas hubungan yang mereka jalani. Hasilnya, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara hubungan yang dimulai secara online dan yang dimulai secara tatap muka.
"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan statistik dalam kepuasan hubungan berdasarkan bagaimana orang membentuk suatu hubungan," ungkap penulis studi, Mickey Langlais, yang merupakan asisten profesor di Departemen Ilmu Pengetahuan Manusia dan Desain di Baylor University, dalam wawancaranya dengan PsyPost. Ia menambahkan, "Mereka yang bertemu langsung dengan pasangannya saat ini (dan mantan) mengalami tingkat kepuasan yang sama dibandingkan dengan mereka yang bertemu pasangannya melalui aplikasi kencan."
Di zaman digital saat ini, banyak pasangan yang bertemu secara online. Sebuah laporan menunjukkan bahwa mayoritas pengguna (63%) membuat profil kencan dengan tujuan untuk memulai hubungan yang serius. Namun, ada juga yang merasa malu mengenai cara mereka bertemu, bahkan ada pasangan yang tidak jujur tentang hal tersebut. "Saya pikir orang-orang merasa malu [karena] mereka mencari cinta," ucap pakar kencan Talia Koren sebelumnya kepada The Post, meskipun mencari pasangan secara langsung juga merupakan tindakan yang disengaja.
Seiring dengan berkembangnya zaman, penggunaan aplikasi kencan menjadi hal yang umum bagi banyak orang yang masih lajang. Oleh karena itu, rasa malu yang sebelumnya ada mulai berkurang. "Selama proses revisi artikel ini, stigma negatif seputar aplikasi kencan tampaknya telah berkurang, dan hasil penelitian ini berkontribusi pada mengapa orang cenderung tidak menganggap aplikasi kencan sebagai hal yang tabu atau memalukan," kata Langlais. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menerima keberadaan aplikasi kencan sebagai alternatif untuk mencari pasangan, tanpa merasa tertekan oleh pandangan negatif dari orang lain.
Anak Muda Cenderung Melakukan Kencan Online
Namun, para peneliti mengemukakan bahwa hanya sebagian kecil kelompok yang menjadi subjek survei, dan mahasiswa mungkin memiliki pandangan yang berbeda tentang aplikasi kencan jika dibandingkan dengan masyarakat luas. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa penggunaan kencan online lebih sering dilakukan oleh generasi muda.
Dengan demikian, baik ungkapan cinta yang dituliskan maupun yang diucapkan secara langsung, Anda memiliki peluang besar untuk menemukan kebahagiaan yang abadi. Seperti yang telah disebutkan, "kencan online selalu lebih umum dilakukan oleh generasi muda," menunjukkan bahwa cara orang menjalin hubungan dapat bervariasi tergantung pada usia dan konteks sosial mereka.