Penelitian Ilmiah

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Dari Foto Fosil yang Terlupakan, Ilmuwan Temukan Spesies Baru Dinosaurus Predator yang Hidup 95 Juta Tahun Lalu

Fosil asli dinosaurus ini hancur saat pengeboman selama Perang Dunia II pada tahun 1944.

{{caption}}
Penelitian Ungkap Kemampuan Adaptasi Nenek Moyang Manusia, Mampu Bertahan Hidup di Gurun 1,2 Juta Tahun Lalu

Para peneliti mengumpulkan data arkeologi dari salah satu situs penting hominin awal di Tanzania.

{{caption}}
Teliti Fosil Gigi Geraham Berusia 3,7 Juta Tahun, Ilmuwan Ungkap Nenek Moyang Manusia Ini Tidak Makan Daging

Makanan yang dikonsumsi manusia purba berpengaruh pada perkembangan otak.

{{caption}}
Ilmuwan Ungkap Manusia Bisa Memperlambat Waktu dengan Pikirannya, Begini Caranya

Penelitian ini bermula dari pengalaman ilmuwan yang selamat dari kecelakaan mobil.

{{caption}}
Ilmuwan Temukan Bukti Migrasi Manusia Pertama ke Indonesia

Penelitian ini mengisi kesenjangan signifikan dalam sejarah genetik Kepulauan Wallacea dan wilayah Papua Barat di Indonesia.

{{caption}}
Matahari Tiba-Tiba Berubah Menjadi Biru 200 Tahun Lalu, Ilmuwan Ungkap Penyebabnya

Matahari tiba-tiba berubah warna mulai dari ungu, hijau, dan biru pada bulan Agustus sekitar 200 tahun lalu.

{{caption}}
Peneliti Ungkap Dua Makhluk Hidup Ini Bisa Prediksi Erupsi Gunung Berapi, Begini Cara Kerjanya

Alat pemantauan tradisional hanya fokus pada pengukuran aktivitas seismik dan pengumpulan sampel gas.

{{caption}}
Ilmuwan Tes DNA 1.000 Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun, Hasilnya Bisa Ubah Sejarah Inggris

Kerangka ini berasal dari zaman setelah pendudukan Romawi berakhir sampai invasi Anglo-Saxon dan Viking.

{{caption}}
Ilmuwan Ungkap Manusia Hampir Punah 930.000 Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Temuan mengejutkan ini terungkap dalam penelitian terbaru ilmuwan dari China, AS, dan Italia.

{{caption}}
Manusia Purba 3,2 Juta Tahun Lalu Berlari Sangat Lambat, Ilmuwan Ungkap Penyebabnya

Ilmuwan menyebut nenek moyang manusia awal ini sebagai "pelari yang buruk".