10 Kebiasaan yang Bikin Baju Cepat Rusak dan Kusam
Waspadai 10 kebiasaan buruk yang membuat pakaian cepat rusak dan kusam, mulai dari mencuci hingga penyimpanan yang salah.
Seringkali kita merasa kesal karena baju kesayangan cepat rusak, pudar warnanya, atau bahkan bolong. Tahukah Anda bahwa kebiasaan sehari-hari dapat menjadi penyebabnya? Artikel ini akan mengungkap 10 kebiasaan yang tanpa disadari dapat merusak pakaian Anda, mulai dari pemilihan bahan hingga cara menjemurnya. Dengan memahami hal ini, Anda dapat memperpanjang usia pakai pakaian dan tetap tampil stylish.
Banyak faktor yang memengaruhi daya tahan pakaian, mulai dari kualitas bahan, cara mencuci, hingga teknik penyimpanan. Salah satu kesalahan umum adalah membeli pakaian murah dengan kualitas rendah. Meskipun harganya terjangkau, pakaian tersebut cenderung cepat rusak, luntur, dan kehilangan bentuknya. Lebih baik berinvestasi pada beberapa pakaian berkualitas tinggi yang awet dan nyaman daripada menumpuk pakaian murah yang cepat usang. Selain itu, kesalahan dalam mencuci dan menjemur juga dapat mempercepat kerusakan pakaian.
Dilansir dari Real Simple, berikut ini 10 kebiasaan yang dapat merusak pakaian Anda dan cara mengatasinya. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini dan menerapkan teknik perawatan yang tepat, Anda dapat menjaga agar pakaian tetap terlihat bagus dan awet dalam jangka panjang. Mari kita bahas satu per satu kebiasaan tersebut.
Memilih Pakaian Murah Berkualitas Rendah
Salah satu penyebab utama baju cepat rusak adalah membeli pakaian murah dengan kualitas rendah. Pakaian yang terbuat dari bahan berkualitas rendah cenderung mudah robek, luntur, dan kehilangan bentuknya. Investasikan uang Anda pada beberapa potong pakaian berkualitas tinggi yang akan bertahan lebih lama dan memberikan kenyamanan lebih. Ingat, kualitas lebih baik daripada kuantitas dalam hal pakaian.
Memilih bahan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari juga penting. Bahan katun misalnya, lebih mudah menyerap keringat dan cocok untuk iklim tropis. Sedangkan bahan wol lebih cocok untuk cuaca dingin. Perhatikan juga detail jahitan dan kualitas bahan sebelum membeli.
Jangan tergiur dengan harga murah tanpa memperhatikan kualitas. Pakaian berkualitas rendah akan cepat rusak dan pada akhirnya malah akan lebih boros karena harus sering diganti.
Penyimpanan Pakaian yang Tidak Tepat
Menyimpan pakaian terlalu padat dalam lemari dapat menyebabkan gesekan antar pakaian, mengakibatkan kerusakan bahan, debu, dan jamur. Berikan ruang yang cukup antara satu pakaian dengan pakaian lainnya agar sirkulasi udara tetap lancar. Gunakan pewangi atau kamper lemari untuk mencegah jamur dan menjaga pakaian tetap wangi. Lipat pakaian dengan rapi untuk mencegah kerutan.
Gunakan juga gantungan baju yang tepat untuk jenis pakaian tertentu. Jangan menggantung pakaian yang berat seperti jaket atau sweater pada gantungan yang tipis dan rapuh. Pastikan lemari Anda bersih dari debu dan kotoran untuk mencegah kerusakan pada pakaian.
Simpan pakaian musiman secara terpisah untuk mencegah kerusakan dan memudahkan pencarian. Anda bisa menggunakan kotak penyimpanan yang kedap udara untuk menyimpan pakaian yang tidak sering digunakan.
Kesalahan dalam Mencuci Pakaian
Mencuci pakaian dengan benar sangat penting untuk menjaga kualitas dan daya tahannya. Hindari beberapa kesalahan berikut ini:
- Terlalu banyak menggunakan deterjen: Residu deterjen dapat memerangkap kotoran dan bau, membuat pakaian terasa kaku dan gatal.
- Mencampur pakaian berdasarkan jenis bahan, warna, dan tingkat kelunturan: Mencuci pakaian yang berbeda jenis bahan dan warna bersamaan dapat menyebabkan lunturan warna dan kerusakan pada serat kain. Pakaian putih sebaiknya dicuci terpisah.
- Mencuci dengan air terlalu panas: Air panas dapat merusak serat kain, terutama pada pakaian berbahan halus.
- Terlalu lama merendam pakaian: Perendaman yang terlalu lama dapat menyebabkan warna pakaian pudar dan serat kain rusak.
- Menggunakan teknik gosok yang kasar: Menggosok pakaian terlalu keras, terutama saat mencuci dengan tangan, dapat merusak serat kain dan menyebabkan pakaian cepat rusak. Untuk celana jeans, hindari menggosoknya terlalu keras. Gunakan sikat bulu lembut jika perlu.
Selalu ikuti petunjuk perawatan pada label pakaian untuk hasil terbaik. Jangan pernah mengabaikan label perawatan karena informasi tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas pakaian Anda.
Tidak Membaca Label Perawatan Pakaian
Label perawatan pakaian memberikan informasi penting tentang cara mencuci, menjemur, dan menyetrika yang tepat untuk menjaga kualitas pakaian. Jangan abaikan label ini! Bacalah dengan teliti sebelum mencuci pakaian Anda. Informasi pada label akan membantu Anda menghindari kesalahan yang dapat merusak pakaian.
Label perawatan biasanya mencantumkan suhu air yang tepat, jenis deterjen yang disarankan, dan cara menjemur yang tepat. Ikuti petunjuk tersebut dengan seksama untuk menjaga pakaian Anda tetap awet dan indah.
Jika Anda ragu, lebih baik mencuci pakaian dengan tangan daripada menggunakan mesin cuci. Mencuci dengan tangan memberikan kontrol lebih besar atas proses pencucian dan dapat membantu mencegah kerusakan pada pakaian.
Cara Menjemur yang Salah
Menjemur pakaian terlalu lama di bawah sinar matahari yang terik dapat menyebabkan warna pakaian pudar dan bahan menjadi rapuh. Untuk pakaian berbahan tipis dan licin, segera angkat setelah kering. Hindari menjemur pakaian di tempat yang lembap karena dapat menyebabkan jamur dan bau.
Gunakan hanger yang tepat untuk menjemur pakaian agar tidak mudah kusut. Jangan menjemur pakaian terlalu penuh pada satu tali jemuran karena dapat menyebabkan pakaian saling bergesekan dan rusak.
Untuk pakaian berbahan gelap, sebaiknya dibalik sebelum dijemur untuk mencegah lunturan warna. Menjemur pakaian dengan benar dapat membantu menjaga warna dan bentuk pakaian tetap terjaga.
Mencuci Pakaian Delikat Bersama Pakaian Kasar
“Mencampur pakaian ringan sintetis dengan katun berat seperti jeans bukanlah ide yang bagus untuk umur pakai barang-barang yang lebih halus,” kata Kozen. “Misalnya, pakaian dalam sering mengandung serat elastomerik yang tidak boleh dicuci atau dikeringkan dengan panas tinggi.”
Cuci pakaian dalam, piyama, dan atasan secara terpisah dari pakaian lain. Pakaian dalam sering mengandung serat elastomerik yang tidak boleh dicuci atau dikeringkan dengan panas tinggi. Pakaian-pakaian ini perlu dikeringkan secara terpisah untuk mencegah kerusakan.
Perhatikan jenis bahan dan berat pakaian saat mencuci. Jangan mencampur pakaian yang terbuat dari bahan yang berbeda karena dapat menyebabkan kerusakan pada serat kain.
Tidak Mengurutkan Pakaian dengan Benar
Secara umum, sebaiknya pisahkan pakaian sebanyak mungkin berdasarkan warna dan jenis kain. Jika Anda tidak memiliki banyak cucian, Kozen menyarankan untuk memprioritaskan pengurutan berdasarkan jenis serat dan berat pakaian terlebih dahulu, selama pakaian berwarna telah dicuci beberapa kali. “Misalnya, Anda dapat mencuci pakaian dalam, piyama, dan atasan,” kata Kozen. “Tetapi warna baru harus dicuci dengan warna yang sama selama beberapa kali pencucian.”
Pisahkan pakaian berdasarkan warna (putih, terang, gelap) untuk mencegah lunturan warna. Pisahkan juga pakaian berdasarkan jenis kain (katun, wol, sutra) untuk mencegah kerusakan serat kain.
Pengurutan yang tepat dapat mencegah lunturan warna dan kerusakan pada serat kain.
Tidak Meresleting Pakaian Saat Mencuci
Gigi ritsleting dapat merusak pakaian lain, menyebabkan tersangkut atau aus. Dengan menutup ritsleting sebelum mencuci, Anda mengurangi jumlah gesekan dan kerusakan yang dapat ditimbulkannya pada pakaian lain.
Pastikan semua ritsleting tertutup rapat sebelum memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci. Hal ini akan mencegah kerusakan pada pakaian dan mesin cuci.
Kebiasaan kecil ini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar pada pakaian Anda.
Mencuci Pakaian Terlalu Sering
Mencuci dan mengeringkan pakaian dapat membuatnya menjadi keras—jadi jika Anda melakukannya setelah setiap pemakaian, Anda mungkin memperpendek masa pakainya secara tidak perlu. Ya, hal-hal seperti pakaian dalam dan kaos mungkin perlu dicuci setelah setiap penggunaan, tetapi Anda mungkin terkejut berapa lama Anda dapat menggunakan banyak pakaian lain di antara pencucian.
Pertimbangkan untuk mengenakan pakaian Anda beberapa kali sebelum mencucinya. Beberapa pakaian, seperti jaket atau celana jeans, tidak perlu dicuci setiap kali dipakai.
Mencuci pakaian terlalu sering dapat merusak serat kain dan memperpendek masa pakainya.
Menggunakan Terlalu Banyak Deterjen
Lebih banyak tidak selalu lebih baik dalam hal deterjen cucian. Jika deterjen ekstra tersebut tidak hilang dalam siklus pencucian, itu dapat membuat pakaian Anda kaku dan bahkan menarik kotoran, membuatnya tidak nyaman dipakai dan memperpendek masa pakainya. Pastikan Anda mengikuti petunjuk pada label deterjen untuk jenis mesin cuci Anda. “Deterjen diformulasikan berdasarkan penelitian yang cukup besar tentang serat, lapisan kain, dan mesin cuci,” kata Kozen.
Gunakan jumlah deterjen yang sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Terlalu banyak deterjen dapat membuat pakaian kaku dan sulit dibersihkan.
Gunakan deterjen yang sesuai dengan jenis kain pakaian Anda. Beberapa deterjen mungkin tidak cocok untuk semua jenis kain.
Mencuci dengan Air Terlalu Panas
Menggunakan air yang terlalu panas untuk jenis kain yang Anda cuci dapat menyusutkan pakaian Anda dan menyebabkan warna pudar. Anggap ini sebagai suara lain untuk mengikuti label perawatan dan mencuci pakaian Anda dengan benar!
Suhu air yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas pakaian. Air yang terlalu panas dapat merusak serat kain dan menyebabkan pakaian menyusut atau luntur.
Selalu periksa label perawatan pakaian untuk mengetahui suhu air yang tepat untuk jenis kain tertentu.
Memakai Pakaian yang Salah untuk Suatu Aktivitas
Ini mungkin tampak cukup mendasar, tetapi mengenakan pakaian yang salah untuk aktivitas yang Anda lakukan dapat menyebabkan pakaian Anda rusak sebelum waktunya. (Misalnya, sweter kasmir Anda mungkin bukan pilihan terbaik untuk pendakian yang berat!) Pilih pakaian Anda sesuai kebutuhan.
Pilih pakaian yang sesuai dengan aktivitas yang akan Anda lakukan. Jangan mengenakan pakaian yang tidak cocok untuk aktivitas tertentu karena dapat menyebabkan kerusakan.
Pakaian yang tepat dapat melindungi Anda dari kerusakan dan meningkatkan kenyamanan.
Mencuci Pakaian Sebelah Kanan Keluar
Gesekan di mesin cuci dan pengering dapat mengikis pakaian Anda, menyebabkan pudar, berbulu, dan tersangkut. Jika Anda membalik pakaian Anda sebelum dicuci, kerusakan apa pun terjadi di bagian dalam—jadi sisi yang menghadap ke luar terjaga lebih lama.
Membalik pakaian sebelum mencuci dapat melindungi serat kain dari gesekan dan kerusakan.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu memperpanjang usia pakai pakaian Anda.
Tidak Melakukan Perawatan Dasar
Membiarkan tersangkut, berbulu, atau robekan kecil memungkinkan mereka menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Menghabiskan waktu untuk perawatan dasar, seperti mencukur bulu atau memperbaiki robekan saat terjadi, mencegah ketidaksempurnaan kecil menjadi masalah besar.
Periksa pakaian Anda secara teratur untuk memeriksa kerusakan kecil. Perbaiki kerusakan kecil sesegera mungkin untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.
Perawatan dasar dapat mencegah masalah kecil menjadi masalah besar dan memperpanjang usia pakai pakaian Anda.