Tragis, 20 Penumpang Meninggal Dunia Akibat Bus Terbakar di Rajasthan India
Sebuah bus yang mengangkut lebih dari 50 penumpang sedang dalam perjalanan dari Jaisalmer ke Jodhpur saat insiden tragis itu berlangsung.
20 Orang meninggal dunia akibat kebakaran bus di negara bagian Rajasthan, India barat pada Selasa (14/10). Laporan dari media dan pernyataan pejabat setempat menyebutkan bahwa bus tersebut membawa lebih dari 50 penumpang dan sedang dalam perjalanan dari kota Jaisalmer ke Jodhpur ketika insiden tragis tersebut.
"Sembilan belas penumpang tewas di dalam bus, sementara satu orang lainnya meninggal karena luka bakar saat dalam perjalanan ke Jodhpur," ungkap Rajesh Meena, seorang pejabat kepolisian senior, kepada AFP.
Kantor berita Press Trust of India juga mengonfirmasi jumlah korban yang sama, merujuk pada pernyataan seorang anggota parlemen lokal. Menurut laporan, bus tersebut berhenti di tepi jalan setelah asap terlihat keluar dari bagian belakang kendaraan.
"Pengemudi sempat menghentikan bus, tapi dalam hitungan detik, api sudah membungkus seluruh kendaraan," tambah pejabat tersebut, seperti yang dikutip dari laman CNA, Rabu (15/10).
Insiden yang mengerikan ini terjadi tidak lama setelah bus berangkat dari Jaisalmer sekitar pukul 15.00 waktu setempat (17.30 waktu Singapura).
Stasiun televisi NDTV melaporkan, berdasarkan informasi dari sumber kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa kebakaran kemungkinan disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, AFP belum dapat memastikan penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Sedikitnya 15 penumpang, termasuk dua anak-anak, mengalami luka bakar yang parah. Beberapa di antara mereka mengalami luka hingga 70 persen di tubuh, menurut laporan dari NDTV.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga menyampaikan rasa duka cita atas tragedi ini. "Saya berduka atas kehilangan nyawa akibat insiden ini dan berdoa agar para korban luka segera pulih," ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.
Modi juga mengumumkan bantuan sebesar 200.000 rupee (sekitar USD 2.250) untuk keluarga korban yang meninggal dan 50.000 rupee untuk korban yang terluka, yang akan disalurkan melalui Dana Bantuan Nasional Perdana Menteri.
India, yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, memiliki catatan keselamatan jalan raya yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan data terbaru tahun 2023, lebih dari 480.000 kecelakaan dilaporkan terjadi di seluruh negeri, yang menyebabkan hampir 173.000 kematian dan 463.000 orang mengalami luka-luka.